Sunday, August 14, 2011

Ayam Silkie Ayam Yang Memiliki Daging Berwarna Hitam

Apakah Anda pernah mendengar ihwal ayam berdaging hitam? Mungkin kedengarannya sangat asing dan belum pernah Anda temui sebelumnya. Di Cina ada sebuah ayam yang disebut Silkie yang memiliki kulit , tulang dan bahkan organ internal berwarna hitam.

Daging hitam ayam Silkie (images: Odditycentral)
Ada beberapa keturunan ayam hitam yang ada di seluruh dunia , khususnya Asia , nampaknya yang paling populer dari semua jenis ayam hitam yakni Silkie. Silkie merupakan unggas yang cantik , memiliki bulu halus , yang kelembutannya ibarat mirip sutra. Kulit unggas ini memiliki warna gelap kebiruan , daging berwarna gelap dan juga tulang dan organ internal yang memiliki warna gelap.

Di dunia Barat ayam Silkie dijual untuk ayam hiasan , namun di Cina ayam ini dianggap sebagai makanan super karena memiliki rasa gammy. Ayam ini disebut juga "wu gu ji" atau ayam bertulang hitam.

Ayam Silkie (images: Odditycentral)
Beberapa perempuan di Cina mengkonsumsi ayam ini setelah melahirkan , dengan alasan untuk menerima dorongan energi. Selain itu , ayam ini sangat bermanfaat untuk kesehatan darah , perut dan paru-paru. Agar menerima manfaat penuh ayam Silkie , ayam ini jarang dipanggang , masyarakat di Cina menggunakan ayam ini sebagai materi dasar kaldu yang dicampur dengan ginseng , wolfberries kering dan jujubes.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2011 , sifat unik ayam Silkie atau dikenal sebagai fibromelanosis , disebabkan oleh mutasi genetik , yang ditandai sebagai penataan ulang kompleks yang menimbulkan peningkatan lisan Endothelin 3 , sebuah gen yang dikenal untuk mempromosikan pertumbuhan sel-sel pigmen.

Ekspansi besar-besaran sel pigmen tidak hanya membuat kulit dan tulang berwarna gelap , tapi menimbulkan juga adegan organ dalam berwarna gelap.

Peneltian membuktikan bahwa ayam Silkie kaya akan carnosine , sebuah peptida alami yang biasanya dijual sebagai komplemen makanan. Orang-orang banyak memanfaatkan ayam silkie untuk meningkatkan massa otot , mengurangi efek penuaan , dan mengurangi penyakit ibarat diabetes dan autisme.