Sunday, December 31, 2017

5 Orang Ini Memposting Aksi Bunuh Diri Di Internet

Ilustrasi (foto: emirates247.com)

Mengalami problem yang begitu berat dan depresi yang begitu ahli mampu membuat seseorang melaksanakan tindakan bunuh diri. Mereka menganggap bahwa dengan bunuh diri semua problem yang dihadapinya mampu diatasi dengan mudah.

Selain itu , kebanyakan dari mereka yang bunuh diri melakukannya secara rahasia tanpa sepengetahuan orang lain , semoga niat buruknya mampu terlaksana. Tapi berbeda dengan orang-orang ini yang memposting agresi bunuh dirinya sendiri di internet , bahkan ada yang secara LIVE.

Berikut beberapa orang yang memposting agresi bunuh diri di internet.

5. Melakukan bom bunuh diri secara LIVE


Pada Februari 2014 lalu , sebuah video yang memperlihatkan seorang pria Inggris yang diktahui dengan nama Abdul Waheed Majid melaksanakan tindakan bom bunuh diri diposting ke YouTube.

Dalam video tersebut tampak pria berusia 41 tahun itu meledakan dirinya sendiri. Sebelum melaksanakan aksinya itu , Majid tengah mengemudikan sebuah kendaraan beroda empat truk yang berisi penuh dengan materi peledak menuju dinding penjara Aleppo yang terletak di Suriah.

Sementara itu , pihak keluarganya mengatakan bahwa Majid sedang berada di Suriah untuk tujuan kemanusian. Namun , tak disangka-sangka salah satu anggota keluarga mereka rela melaksanakan tindakan semacam itu.

4. Bunuh diri secara LIVE via Webcam


Seorang dewasa berjulukan Biggs sempat mengatakakan sesuatu di salah satu situs binaraga , bahwa ia akan bunuh diri pada malam hari dan mengundang mereka untuk menonton aksinya itu pribadi di internet.

Tentu pernyataan Biggs tersebut dianggap hoax oleh banyak pengguna situs tersebut. Bahkan sebagian orang malah mendorong Biggs untuk benar-benar melaksanakan bunuh diri secara pribadi di internet.

Pada balasannya 1.500 pengguna hadir untuk menyaksikan agresi bunuh diri Biggs. Meski kebanyakan dari mereka yang hadir tidak percaya apa yang dikatakan Biggs , balasannya mereka dibuat percaya setelah menyaksikan sendiri bahwa Biggs benar-benar bunuh diri secara LIVE lewat webcam komputernya.

Biggs melaksanakan tindakan meregang nyawa sendiri dengan cara memakan pil. Orang-orang yang menyaksikannya sadar bahwa tindakannya itu benar-benar serius.

Kemudian polisi pun tiba di kamar Biggs dan menemukannya sudah tidak bernyawa lagi.

3. Bunuh diri di Instagram


Seorang wanita asal China yang tak disebutkan namanya memposting serangkaian foto di Instagram. Dalam foto tersebut tampak beberapa benda yang terbakar. Selain itu , ada salah satu foto yang memperlihatkan kaki wanita itu menggantung.

Menurut sebuah forum di China , Mop , mempublikasikan wanita muda itu ditemukan sudah tak bernyawa lagi.

Foto-foto itu diunggah sendiri oleh wanita tersebut di akun Instagram-nya dengan username jojostai201. Diduga foto itu ditujukan untuk mantan pacarnya. Hal itu dibuktikan dengan sebuah pesan yang dilampirkan bersama foto tersebut. "Aku akan menghantui kau siang dan malam setelah gue mati."

2. Memberitahu sahabat Facebook sebelum bunuh diri


Pada tahun 2010 silam , seorang pria berjulukan Simon Black tiba-tiba meninggalkan sebuah catatan terakhir di akun Facebook-nya sempurna pada hari Natal. "Ambil semua pil saya supaya segera mati bye bye semuanya ," tulis Simon.

Lantas , status pria berusia 42 tahun itu menyita banyak perhatian pengguna Facebook lainnya. Bahkan 1.048 pengguna Facebook malah menganggap Simon pembohong. Tak lama kemudian setelah itu , polisi menemukan Simon sudah tak bernyawa lagi.

Tidak diketahui secara terang apa motif Simon rela mengakhiri hidupnya sendiri.

1. Bunuh diri secara LIVE sebab pacar tidak hadir di pesta ulang tahun


Hanya sebab hal sepele , seorang wanita asal Taiwan rela mengakhiri hidupnya sendiri secara LIVE di Facebook dan disaksikan oleh teman-temannya sendiri. Tak lain ia rela melaksanakan tindakan semacam itu hanya gara-gara sang pacar tidak hadir di pesta ulang tahunnya.

Gadis dewasa berjulukan Claire Lin itu tetap melaksanakan agresi bunuh diri dengan cara menghirup asap beracun dari api yang telah ia siapkan sendiri. Padahal , teman-temannya sudah memohon dengan keras semoga Lin tidak melaksanakan tindakan bodoh ibarat itu.

Dan ini jawaban Lin , "Sudah terlambat. Kamarku sudah dipenuhi dengan asap. Aku hanya ingin memposting foto lainnya. Bahkan dikala gue sekarat , gue masih ingin Facebook-an. Harus menjadi racun FB. Haha."