Benarkah demikian?.....
Kalau Anda sangat membutuhkan kepastian dari jawabannya, mungkin ulasan saya berikut mampu membantu.
Saya tergolong orang yang paling suka ganti ganti template blog, dan itu saya lakukan kepada semua blog yang saya kelola. Alasan saya mengganti template tentu ada, yang mungkin meliputi:
- Template lama menurut saya strukturenya kurang bagus, sehingga kuat terhadap SEO score
- Template lama menurut saya sudah usang, pingin template yang responsive
- Template yang lama beban loadingnya lebih berat
- Template lama terlalu rumit CSSnya, kebanyakan ID HTML, dan javascript, sehingga terkendala di pagespeed tester
- dll.
Saya jarang sekali mengganti template, jikalau hanya alasan desainnya kurang sedap. Karena alhamdulillah, dalam hal ini saya mampu mengeditnya sendiri.
Namun, mengalami penurunan pengunjung hanya gara-gara template, saya tak pernah mengalaminya. Justru responnya lebih bagus, selain visitor bertambah, pageview dan CTR juga meningkat. Memang ada penurunan, namun itu biasanya sangat sedikit dan segera pulih kembali dan bahkan ada peningkatan.
Contohnya diblog ini sendiri, gres sekitar 1 bulan menggantinya dengan template reponsive dari bostrap. Tidak ada penurunan pengunjung, dan visitor tetap stabil menyerupai dulu. Tapi sebelumnya saya harus berusaha mati-matian untuk membuat template yang gres ini strukturnya sama dengan template yang lama.
Jadi jangan takut pengunjung akan turun setelah mengganti template, bahkan mampu jadi ada peningkatan. Asal,,,, ada asalnya nih menurut saya,,,,,,,
Asal ada alasan yang jelas untuk mengganti template, misalnya menyerupai yang telah saya sebutkan diatas.
Yang ditakutkan yakni kebalikannya. Mengganti template yang baru, namun secara SEO dan struktur justru lebih buruk dari yang lama. Nah, kalau begini mampu jadi justru akan mengalami penurunan jumlah visitor secara signifikan.
Jadi tips mengganti template semoga tak kuat buruk, berikut ini:
- Jangan mengganti code yang berada diantara tag<head> dan </head>, kecuali memang ingin merubah. Biarpun ganti template baru, asalkan code tadi tetap sama.
- Pastikan menguji kecepatan template baru, jangan hingga lebih berat dan lebih buruk strukturnya dari yang lama. Desain bagus, struktur belum tentu sama bagusnya. Juga, usahakan struktur templatenya sama, walaupun desain berbeda.
- Isi widgetnya juga usahakan semoga tetap sama dengan yang dulu. Misalnya daftar link, atau widget yang lain.
- Periksa dengan seksama pada template baru, apakah terdapat code yang tak ramah SEO. Code tertentu yang bertujuan untuk menyamarkan sesuatu, Misalnya code yang dienskripsi, hidden iframe, CSS yang bertujuan menyembunyikan atau menyamarkan teks dll.
- Jika ada code js yang ditaruh diluar, coba periksa apakah codenya aman dan bersahabat.
Kalau gonta-ganti template, gimana?, misalnya 1 ahad 3 kali,,,,
Resiko memperoleh template yang buruk semakin tinggi dong. Dan peluang kehancuran juga akan semakin besar. Jadi, fikirkan dengan baik-baik sebelum melaksanakan perubahan, sehingga tak perlu harus 3 kali dalam seminggu.####
Berani mengganti untuk sesuatu yang lebih baik, kenapa tidak?...
He he he,,,,, semoga bermanfaat......