Tuesday, December 5, 2017

Wanita Ini Memperbaiki Giginya Dengan Lem Karena Takut Ke Dokter Gigi

Angie Barlow (foto: Odditycentral)

Seorang wanita asal Inggris nekad memperbaik giginya sendiri dengan menggunakan lem lantaran takut jikalau pergi ke dokter gigi. Ketaukatannya itu bukan memperbaiki keadaan malahan menjadi semakin buruk.

Angie Barlow , wanita asal Manchester , Inggris , nekad memakai 'superglue' untuk memperbaiki giginya yang copot. Rupanya , Angie sangat ketakutan jikalau pergi ke dokter gigi alasannya ialah trauma.

"Saya selalu takut dengan dokter gigi alasannya ialah ibuku meninggal di usia 34 (tahun) alasannya ialah kanker tenggorokan. Dia telah mencabut giginya , dan dari situlah mereka menemukan beliau menderita kanker ," ujar Angie , ibarat dilansir Odditycentral , Kamis (4/6/2105).

Karena Angie suka merokok , beliau mulai kehilangan giginya satu per satu. Bukannya pergi ke dokter , beliau hanya mengandalkan 'superglue' untuk menempelkan kembali giginya yang copot.

"Ketika gigi copot , saya hanya menempatkan sedikit lem dan mencoba menahannya di daerah (gusi) untuk menyimpannya (gigi) , jadi saya tidak memiliki celah di gigi saya ," tutur Angie dalam sebuah video.

"Saya menggunakan lem di bab atas gigi , dan kemudian saya meletakkannya kembali di daerah lem yang sudah diatur ," tambah Angie.

Meskipun prosedur memperbaiki gigi dengan lem tidak sakit dan simpel , tapi dampaknya lebih buruk dan Angie harus membayar mahal atas perbuatan nekadnya itu. Dia juga merasa aib saat tersenyum dan membuatnya tidak banyak berbaur dengan orang lain.

"Aku hanya merasa sadar diri bahwa saya benar-benar tidak pergi ke mana pun ," kata Angie. "Bahkan di depan anak saya , gue aib untuk duduk dan mengobrol dengannya."

Setelah 10 tahun berlalu , jadinya Angie memberanikan diri pergi ke dokter gigi untuk membicarakan ihwal masalahnya. Dokter mengatakan bahwa lem yang digunakan Angie telah merusak 90 persen dari tulang rahang atasnya.

Karena kerusakannya terlanjut parah , Dr Serpil Djemal dari King's College Hospital , harus melaksanakan operasi untuk memperbaiki gigi Angie. Sebanyak 11 gigi bab atas harus diekstraksi selama operasi dan enam skrup titanium dimasukkan ke dalam rahangnya dengan 12 gigi gres yang permanen.

Angie setidaknya harus merogoh kocek uang sebesar USD 25.000 atau sekitar Rp 330 juta untuk membayar biaya operasi yang berlangsung selama empat jam tersebut.

Meskipun ia harus membayar mahal , Angie mengatakan itu sepadan dengan kesulitannya selama ini. Sekarang , beliau tak perlu lagi canggung jikalau tersenyum di depan orang lain.