Sunday, March 25, 2018

Bocah Penderita Kanker: Ibu Biarkan Aku Pergi Agar Aku Bisa Menyelamatkan Ibu

Chen Xiaotian dan ibunya (foto: YouTube)

Tak hanya sosok ibu yang selalu berkorban untuk anaknya , sosok anak juga mampu berkorban untuk ibunya. Hal itu yang dilakukan bocah asal China berjulukan Chen Xiaotian disaat-saat terakhirnya.

Pada tahun 2014 , Chen meninggal setelah berjuang selama dua tahun melawan kanker otak di usia 7 tahun. Sebelum janjkematian menjemputnya , bocah berhati malaikat ini memiliki seruan terakhir yang begitu mulai kepada sang bunda.

Ibu Chen menderita penyakit uremia yang disebabkan karena gagal ginjal. Demi menyelamatkannya , Chen meminta kepada ibunya untuk membiarkannya pergi supaya ia mampu memperlihatkan ginjal kepada ibunda tercinta.

Penyakit ibu Chen sama parahnya , dan ia mampu selamat jikalau mendapatkan donor ginjal yang cocok. Kemudian neneknya menyarankan Chen untuk mendonorkan ginjal kepada ibunya.

Namun saran tersebut ditolak oleh sang ibu karena ia masih berharap ada keajaiban bahwa anaknya akan pulih kembali.

Tapi Chen dengan berani mengatakan kepada ibunya bahwa ia harus membiarkannya pergi dan mendapatkan ginjalnya supaya ia mampu sembuh.

Setelah 6 jam Chen meninggal , ibunya mengabulkan seruan terakhir anaknya untuk melaksanakan transplantasi ginjal. Operasi tersebut berhasil dilakukan dan ibu Chen mampu pulih kembali berkat kemuliaan hati anaknya.

Tak hanya menyumbangkan ginjal untuk ibunya , Chen juga memperlihatkan satu ginjal lainnya dan juga hatinya kepada yang membutuhkan.