Saturday, March 24, 2018

Jalan Kaki Sejauh 4 Km Saat MOS Siswa SMP Di Bekasi Meninggal Dunia

Ilustrasi masa orientasi siswa (foto: republika.co.id)

Masa orientasi siswa (MOS) sudah menjadi agenda rutin setiap sekolah untuk menyambut siswa baru. Namun sayang , MOS yang diberikan kepada para penerima ajar gres terbilang suka berlebihan dan bahkan hingga menjadikan korban jiwa.

Hal ibarat itu dialami siswa SMP Flora di Bekasi berjulukan Evan Christoper Situmorang (12) yang meninggal setelah dua ahad mengalami sakit di kedua kakinya.

Seperti dilansir Kompas.com , Sabtu (1/8/2015) , Evan mengalami sakit di episode kaki setelah berjalan sejauh 4 km atas perintah seniornya ketika hari terakhir MOS di sekolahnya.

"Tanggal 9 Juli itu kan ia terakhir MOS di SMP Flora. Dia kisah sama saya disuruh jalan kaki dari sekolahnya di Pondok Ungu Blok A ke Perumah Puri ," kata ibunda Evan , Ratna Dumiarti.

"Lalu , dari sana jalan kaki lagi ke POM bensin Pondok Ungu dan jalan lagi ke sekolah. Itu rutenya memutar dan ada sekitar 4 kilometer ," tambah Ratna.

Ibu Evan (foto: Kompas.com/Jessi Carina)

Setelah pulang dari acara itu , Evan mengeluh sakit di episode kaki kepada ibunya. Akibatnya , kaki Evan keram dan biru-biru.

Ratna menceritakan bahwa Evan masih ingin tetap masuk sekolah keesokan harinya , bahkan ia sempat bermain futsal bersama temannya di sekolah. Setelah itu , kondisinya malah semakin memburuk.

Sang ibunda mengajak Evan berobat ke puskesmas untuk pijat refleksi. Namun , Evan menolaknya dan bersikeras ingin tetap sekolah.

Rasa sakit di kaki Evan terus ia rasakan selama dua ahad lamanya , hingga ia jatuh di kamar mandi sekolah sebab tak besar lengan berkuasa berjalan , pada hari Selasa (28/7/2015).

Sejak ketika itu kondisi Evan terus memburuk dan bahkan ia sempat mengalami kejang-kejang , hingga akibatnya ia menghembuskan nafas terakhirnya. Sang ibu mengaku sangat kehilangan atas kepergian putranya , namun ia tetap mengikhlaskannya.