Friday, March 23, 2018

Kenangan Masa SD Yang Akan Membuat Kamu Bernostalgia

Bermain sepak bola tanpa ganjal kaki (foto: hipwee.com)

Masa kanak-kanak memang tak akan pernah mampu dilupakan hingga renta sekalipun , apalagi jikalau Anda pernah mengalami masa menjadi seorang murid sekolah dasar (SD) di tahun 90-an hingga tahun 2000-an.

Anak SD tahun 90-an memiliki banyak hal yang menyenangkan dibandingkan dengan anak SD zaman sekarang yang serba-serbi instan dan lebih suka menghabiskan waktu dengan memegang gadget. Banyak hal yang tidak akan pernah Anda lupakan hingga kapanpun ketika Anda masih duduk di kursi SD.

Terutama bagi Anda yang sudah remaja atau bahkan sudah berkeluarga , pasti beberapa hal yang hanya ada pada masa SD ini akan membuat Anda bernostalgia. Berikut ulasannya menyerupai dilansir Hipwee.

5. Menghafal Lagu Daerah

(foto : hipwee.com)
Biasanya , ketika pelajaran kesenian lagu kawasan tak pernah bolos sebagai salah satu syarat mendapat nilai. Bukan hanya dihafal , siswa juga harus menyanyikannya di depan kelas. Kejadian lucu pun sering terjadi ketika penilaian mata pelajaran ini , misalnya saja ada siswa yang tak hapal lirik atau malu-malu ketika akan tampil di depan kelas.

4. Menulis Sambung

(foto : hipwee.com)
Menulis sambung mampu jadi salah satu pengalaman sulit bagi anak SD 90-an. Bagaimana tidak , ketika menulis sambung ternyata harus penuh kesabaran , harus menahan emosi , tidak boleh terburu-buru dan yang paling penting yaitu harus rapi. Kalu tidak benar , nantinya goresan pena sambung tersebut berubah jadi kacau dan tidak akan terbaca oleh guru.

3. Bermain Bola Beralaskan Tanah Dengan Kaki Telanjang

(foto : hipwee.com)
Bermain sepak bola memang menjadi favorit anak laki-laki. Keseruan bermain bola hanya dengan beralaskan tanah yang empuk apalagi ketika hujan mulai mengguyur memang menjadi ketika paling menyenangkan. Bukan hanya bermainnya yang menyenangkan , tapi juga berkumpul bersama teman-teman menjadi ketika yang sangat dirindukan.

2. Duduk Semeja Berdua

(foto : hipwee.com)
Meja lebar yang menjadi ganjal berguru memang meninggalkan banyak cerita. Ketika dua anak sedang bermusuhan , biasanya mereka membatasi meja mereka dengan penggaris berukuran 30 cm. Karena harus mengembangkan meja , kadang kehebohan mulai terjadi ketika meja tak muat untuk menampung buku yang banyak dan berserakan.

1. Mengantri Untuk Disuntik

(foto : hipwee.com)
Disuntik ternyata menjadi ketakutan terbesar belum dewasa SD. Rasa takut biasanya datang ketika belum dewasa lain menjerit hingga menangis ketika tangannya terkena jarum suntik. Disuntik 'masal' ketika SD ternyata tak sepenuhnya menyeramkan malah mengundang tawa ketika kita mengingatnya.