![]() |
| Chen Shengkuan merangkak untuk mencari anaknya (foto: Shanghaiist) |
Orangtua mana yang akan tinggal membisu ketika anak tercintanya menghilang. Setiap orangtua pasti akan melaksanakan apa saja demi menemukan kembali anaknya yang hilang , walaupun harus merangkak di sepanjang jalan.
Chen Shengkuan telah menghabiskan sebagian hidupnya merangkak untuk mencari anaknya yang hilang. Dilansir Shanghaiist (17/7) , pria difabel yang berasal dari provinsi Zhanjiang , Guangdong , China itu merangkak mencari putranya yang berusia 2 ,5 tahun yang hilang setengah tahun yang lalu.
Sebelumnya , Chen tinggal di sebuah desa di wilayah Suixi dan tak pernah berpergian keluar kota. Namun , demi menemukan anaknya yang hilang , ia rela merangkak di sepanjang jalan di Guangzhou.
Chen bekerja sebagai buruh pabrik yang memproduksi kateter urin di distrik Mazhang , dengan penghasilan seribu sampai dua ribu yuan per bulan dan selalu mentransfer sebagian dari penghasilannya ke keluarganya di kampung.
Selama ia bekerja , anaknya tinggal bersama kakek dan neneknya. Hingga pada suatu hari , pada tanggal 2 Januari , anak Chen menghilang ketika ditinggal nenek dan kakeknya keluar rumah , sementara ia dititipkan kepada sepupunya.
![]() |
| (foto: Shanghaiist) |
Mengetahui kabar anaknya hilang , Chen eksklusif bergegas pulang dan kemudian mulai melaksanakan pencarian. Karena kemudahan CCTV di desanya yang masih kurang , pencarian pun sulit dilakukan.
Sejak ketika itu , Chen memutuskan untuk mencari putranya seorang diri kesana kemari , dan bahkan rela berhenti bekerja. Dia juga terlihat merangkak di sekitar terminal Haizhu , Guangzhou sambil membawa foto anaknya , pada tanggal 14 Juli lalu.
Chen berharap ada salah satu media yang mampu membantu mengembangkan info kehilangan anaknya. Dia mengatakan kepada salah satu wartawan bahwa ia tidak akan pernah mengalah untuk terus mencari anaknya meski dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya.

