Kita sebagai insan terkadang suka dibutakan pada kebenaran. Kita selalu menyimpulkan sesuatu dari apa yang kita lihat dari luar , bukan dari dalam.
Video duka ini akan menawarkan pelajaran kepada Anda untuk tidak pernah menilai seseorang dari luar. Karena siapa tahu , orang yang Anda anggap rendah itu bekerjsama pernah melaksanakan kebaikan untuk Anda.
Cuplikan berdurasi 5 menit 32 detik ini menceritakan seorang pria yang selalu marah kepada tunawisma yang selalu tidur di depan tokonya. Setelah pemilik toko itu melihat apa yang bekerjsama dilakukan tunawisma tersebut , hatinya bergetar hingga ia meneteskan air mata.
Pada awal video , pemilik toko tampak marah-marah kepada tunawisma tersebut sambil mengatakan kata-kata kasar. Tunawisma itu pun kemudian pergi ketakutan.
Namun , keesokan harinya tunawisma itu kembali lagi tidur di depan toko pria tersebut. Kesal , pria itu kembali memarahi tunawisma tersebut sambil mengusirnya.
Berulang kali , tunawisma itu tak kapok tidur di depan toko pria tersebut. Karena sangat kesal , pemilik toko sempat menumpahkan seember air kepada tunawisma malang itu.
Hingga pada suatu waktu , pria itu kaget tunawisma tersebut tidak ada lagi tidur di depan tokonya. Penasaran kemana tunawisma itu pergi , pemilik toko sempat melihat rekaman CCTV yang terpasang di depan tokonya.
Ketika melihat rekeman CCTV tersebut , alangkah terkejutnya pria itu ketika melihat tunawisma yang selalu ia marahi melaksanakan sesuatu yang baik di depan tokonya ketika malam hari.
Tunawisma itu terlihat mengambil beberapa sampah yang berantakan di depan toko pria tersebut. Dia seolah menjadi penjaga toko itu ketika malam hari. Menjaganya dari anak badung , bahkan sempat menggagalkan agresi pencurian.
Namun pada suatu malam , dua perampok bersenjata berniat mencuri toko pria tersebut. Kemudian si tunawisma melihat agresi perampokan itu dan berusaha menggagalkannya. Dia sempat dihajar oleh para pencuri itu , hingga salah satu dari pencuri itu mengeluarkan pisau dan menusuk tunawisma tersebut.
Saat menyaksikan video ini , pemilik toko meneteskan air mata penyesalan alasannya yaitu ia sudah jahat pada tunawisma itu. Dia juga tak menyangka bahwa selama ini tunawisma itulah yang selalu menjaga tokonya.
Tunawisma itu mati demi melindungi toko yang ia anggap rumahnya. Dia mati demi orang yang selalu memperlakukannya semena-mena.
Belajar dari film pendek ini , kita jangan pernah berbuat kejelekan kepada orang lain meskipun orang itu yaitu tunawisma atau bahkan orang absurd sekalipun. Karena siapa tahu , orang tersebut pernah berbuat kebaikan untuk Anda , hanya saja Anda tidak menyadarinya. Itulah mengapa kita suka dibutakan pada kebenaran.
Cobalah jangan menangis ketika melihat film pendek inspiratif ini!
Sumber: Viral4real.com
