Monday, June 25, 2018
7 Fakta Tragis Di Balik Lumba-Lumba Sirkus Yang Bikin Kamu Tak Tega
Lumba-lumba yaitu salah satu mamalia laut yang sangat cerdas. Oleh alasannya itu beberapa orang tak bertanggung jawab menggunakan lumba-lumba sebagai materi pertunjukan , salah satunya sirkus.
Banyak orang yang menyukai pertunjukan lumba-lumba alasannya makhluk lucu itu sangat akil dan bisa melaksanakan banyak sekali macam atraksi yang sangat menghibur para penontonnya. Tapi tahukah Anda apa yang terjadi pada lumba-lumba sirkus di belakang panggung?
Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui jeritan lumba-lumba di belakang panggung. Sebenarnya , lumba-lumba sirkus itu sangat menderita dan tidak bahagia menyerupai yang kita bayangkan.
Ketahui fakta-fakta tragis lumba-lumba sirkus berikut ini yang berhasil kumpulkan dari banyak sekali sumber. Setelah mengetahuinya , Anda akan merasa duka dan tak tega makhluk sepintar lumba-lumba diperlakukan secara tak layak.
7. Dimasukan ke dalam wadah yang sempit dan menyiksa
Menurut beberapa sumber yang kami kumpulkan , selama perjalanan lumba-lumba diangkut dan dimasukan ke dalam wadah yang sangat sempit dan menyiksa. Kejamnya lagi , lumba-lumba hanya dibungkus dengan spon berair biar tetap lembab kemudian ditaruh di dalam kotak seukuran tubuhnya.
6. Dipindahkan dengan jaring
Ketika gres pertama kali lumba-lumba dimasukan ke dalam kolam sirkus atau setelah final pertunjukkan , hewan mungil ini diangkut dengan menggunakan jaring yang tentu sangat menyakiti tubuhnya.
5. Lumba-lumba merasa bising saat mendengar sorakan manusia
Kalian mungkin tidak akan tahu betapa bisingnya lumba-lumba mendengar sorakan manusia. Hal itu dikarenakan lumba-lumba berkomunikasi dengan sistem sonar , di mana mereka bisa berkomunikasi dalam jarak sejauh 220 km.
Tak terbayang bagaimana bisingnya lumba-lumba saat mendengar bunyi dan tepuk tangan insan dari jarak yang dekat. Hal itu dapat merusak sistem sonarnya dan bahkan menjadikan stres hingga kematian.
4. Dilatih dengan kekerasan
Meskipun lumba-lumba yaitu hewan cerdas , tapi bukan berarti lumba-lumba bisa dilatih sekali jadi. Menurut beberapa kesaksian , lumba-lumba dilatih dengan kekerasan dan juga melaksanakan atraksi yang bisa mengancam nyawanya , menyerupai melompati bulat api dan sebagainya.
Selain itu , lumba-lumba dibuat kelaparan terlebih dahulu sebelum pertunjukan biar menurut perintah instrukturnya.
3. Laut dan air tawar tentu berbeda
Habitat asli lumba-lumba yaitu laut alias air asin. Lantas bagaimana akhirnya bila lumba-lumba hidup di dalam air tawar? Pastinya mereka akan sangat tersiksa dan tidak nyaman. Belum lagi , pihak pengurus suka mencampurkan air tawar dengan klorin yang menjadikan rasa terbakar pada kulit lumba-lumba.
2. Usianya jadi pendek
Di habitat aslinya , lumbal-lumba dapat hidup hingga 40 tahun lamanya. Tapi di dalam sirkus , lumba-lumba hanya hidup hingga dua tahun dan paling lama hingga delapan tahun.
1. Lumba-lumba sirkus dipisahkan dari keluarganya
Di laut , lumba-lumba hidup berkelompok dan selalu bantu-membantu keluarganya. Di sirkus , lumba-lumba hidup menyendiri alias tidak berkelompok. Terbayang bagaimana rasanya terpisah dari keluarga?
Nah , itulah beberapa fakta tragis lumba-lumba sirkus yang mungkin belum Anda ketahui. Tragisnya lagi , Indonesia merupakan satu-satunya negara yang masih menjalankan sirkus lumba-lumba sebagai mata pencaharian.
Mengingat lumba-lumba yaitu makhluk yang ramah dan dekat dengan insan , sangat tidak tega kita melihat hewan cerdas nan lucu ini disiksa menyerupai itu.







