Saturday, June 23, 2018
Demi Sampai Ke Sekolah Mereka Rela Menantang Maut
Kita harus bersyukur alasannya yaitu memiliki kanal pendidikan yang mudah dan aman. Namun lihat ke belakang , ada banyak saudara kita yang harus menantang ajal alasannya yaitu sulitnya medan yang dilalui untuk hingga ke sekolah.
Mereka rela menantang ancaman semata-mata hanya untuk menerima pendidikan yang layak semoga mampu mengubah nasibnya di masa depan nanti. Lantas apakah kita yang memiliki kanal yang mudah untuk ke sekolah masih bermalas-malasan?
Anda mungkin akan tersentuh melihat usaha mereka untuk hingga ke sekolah. Bahkan mereka harus menempuh perjalanan yang jauh tanpa kendaraan dan kanal jalan yang aman. Meskipun demikian , mereka tetap semangat menuntut ilmu walau harus menantang maut.
4. Gulu , China
Para pelajar pemberani akan melewati pegunungan terjal untuk hingga di sekolah terdekat , di Gulu , China. Mereka harus melaksanakan perjalanan selama 5 jam hanya untuk menerima pendidikan , belum lagi ancaman yang mereka lewati.
3. Padang , Sumatera Barat , Indonesia
Untuk hingga ke sekolah , para pelajar di desa terpencil di Padang , Sumatera Barat harus mempertaruhkan nyawanya pada tali tegangan untuk melewati sungai. Bayangkan saja jikalau kalian harus melaksanakan apa yang dilakukan mereka.
2. Kabupaten Lebak , Banten , Indonesia
Setiap hari , siswa-siswi di sebuah pedesaan di Kabupaten Lebak , Banten , harus melewati jembatan gantung yang sudah tak layak pakai untuk hingga ke sekolah. Perhatikan saja gambar di atas bagaimana mereka susah payah melewati jembatan dengan sungai di bawahnya.
1. Pili , China
Pelajar harus menempuh perjalanan sejauh 125 mil melewati pegunungan Xinjiang Uighur , di Pili , China. Butuh waktu dua hari bagi mereka untuk hingga ke sekolah , di mana mereka harus melewati pegunungan terjal , jembatan rantai , dan mengarungi sungai es.



