Kemudian si wanita itu tinggal bersama suaminya di rumah mertuanya. Dan disinilah , si wanita merasa tidak nyaman alasannya yaitu merasa diperbudak oleh si mertua. Begitupun sang mertua menganggap sang menantu sebagai gangguang dan tidak mampu diandalkan.
![]() |
| ilustrasi (www.discoverhongkong.com) |
Sebuah wangsit ia dapatkan yaitu dengan cara menunjukkan mertuanya itu racun. Kemudian ia mendatangi salah satu mahir pengobatan dan racun di suatu tempat. Di sana ia meminta sebuah racun yang mematikan biar mertuanya mampu terbunuh tanpa ada kecurigaan.
Sang mahir racun bertanya , "Mengapa Anda ingin sekali membunuh mertua sendiri?" Si wanita eksklusif menceritakan apa yang terjadi dan mengapa beliau ingin sekali membunuh mertuanya.
"Oh jadi begitu yah , oke kalau begitu , saya akan menunjukkan racun paling mematikan , racun ini mampu membunuh mertua Anda dalam waktu 3 bulan ," jawab sang mahir racun.
"3 bulan , apa tidak terlalu lama ," jawab si wanita.
"Kan Anda bilang , Anda ingin membunuh mertua Anda tanpa ada yang mencurigai. Oleh alasannya yaitu itu , selama 3 bulan Anda harus menunjukkan kasih sayang kepada mertua Anda biar saat beliau meninggal tidak ada yang curiga ," jawab sang mahir racun.
Si wanita itu menyetujui saran sang mahir , dan eksklusif menunjukkan racun yang ia bawa kepada mertuanya lewat makanan. Setelah itu , si wanita menunjukkan kasih sayang kepada mertuanya dan bersikap lembut. Sang mertua merasa heran kenapa ia jadi berubah , ia pun tersentuh dan tidak mengomeli lagi menantunya itu.
Waktu berlalu , kasih sayang sang menantu yang semulanya sandiwara bermetamorfosis ketulusan. Sekarang beliau merasa bahagia dan nyaman berada di samping mertuanya. Karena sang mertua pun ikut membalas kasih sayang yang diberikan menantunya itu.
Tiga bulan hampir habis , si wanita ingat racun itu akan membunuh mertuanya yang sekarang ia sayangi. Dan menyesal telah melaksanakan hal kotor itu. Kemudian ia mengunjungi sang mahir racun itu , dan meminta biar diberikan penawar racun mematikan itu.
"Kenapa Anda kembali meminta penawar racun itu?" tanya sang ahli.
"Saya sadar , saya salah , kini kasih sayang yang awalnya hanya akal-akalan kini menjadi tulus. Dan saya mulai mencintai mertua saya dengan sepenuh hati. Saya tidak ingin kehilangan orang yang saya cintai alasannya yaitu ulah saya. Oleh alasannya yaitu itu saya mohon minta penawar racun tersebut ," jawab si wanita sambil menangis.
Sang mahir hanya membalas dengan senyuman. Si wanita heran kenapa ia tersenyum.
"Tenang , ramuan yang saya berikan itu bukanlah racun yang mematikan. Melainkan sebuah obat herbal yang mampu menyehatkan badan ," jawab sang ahli.
Si wanita sangt kebingungan , bahwa racun yang ia gunakan untuk membunuh mertuanya ternyata yaitu obat sehat.
"Kenapa Anda membohongi saya dengan mengatakan itu yaitu racun mematikan?" tanya si wanita.
"Waktu itu , Anda hanya menuruti pikiran Anda yang sudah diracuni oleh sikap Anda sendiri. Anda tidak pernah berpikir bahwa kasih sayang yang ikhlas mampu merubah itu semua. Oleh alasannya yaitu itu , saya membohongi Anda biar niat buruk Anda berubah jadi kasih sayang yang ikhlas ," jawab sang ahli
Mendengar perkataan sang mahir , beliau eksklusif menangis bahagia dan bersyukur racun dalam pikirannya kini sudah berubah jadi kasih sayang yang tulus. Dia sadar satu-satunya racun mematikan itu yaitu racun dalam pikirannya sendiri. Setelah itu pasangan suami istri dan mertuanya itu hidup bahagia dan harmonis.
