Monday, November 13, 2017

Ceritaku: Lomba Mengangkat Kaki Gajah

CERITAKU: Gajah memang dianggap sebagai hewan terbesar di dunia , punya kaki besar , indera pendengaran besar , dan belalainya yang besar juga. Tak ada orang yang mungkin sanggup untuk mengangkat seluruh badan gajah meskipun itu hanya bab kaki saja.

Dahulu kala ada seorang raja yang suka mengumpulkan prajurit-prajurit yang berpengaruh dan hebat. Tak heran raja itu selalu menang di setiap pertempuran. Hingga suatu dikala sang raja membutuhkan satu prajurit yang jago yang nantinya akan dijadikan Jenderal pasukannya.

Sang raja kebingungan bagaimana cara mencari prajurit yang bisa dijadikannya seorang Jenderal. Calon Jenderal haruslah orang yang berpengaruh , cerdas dan berpengalaman dalam perang. Akhirnya sang raja mempunyai ilham untuk mencari Jenderal yang ia butuhkan , yaitu dengan mengadakan sebuah lomba.

gajah
ilustrasi gajah (credit: wikimedia.org)

Lomba itu yakni lomba mengangkat kaki gajah. Sang raja menyuruh kepada prajurit-prajuritnya untuk memberikan info perlombaan ini disetiap sudut wilayah pekerjaan. Ternyata info lomba itu disambut baik oleh kalangan orang-orang yang berpengaruh , berotot , bertubuh tinggi dan berpengalaman dalam perang.

Tapi ada seorang pria bertubuh kecil , tak berotot , ataupun bertubuh tinggi tapi cukup berpengalaman dalam perang. Ia melihat info lomba yang disampikan oleh para prajurit raja , ia berniat mengikuti lomba tersebut tapi ia sadar ia tak akan bisa mengangkat satu kaki gajah yang besar dengan badan kecilnya itu. Tapi ia tetap memutuskan untuk mengikuti lomba tersebut.

Keesokan harinya , seluruh penerima sudah hadir di lapangan daerah diselenggarakannya lomba tersebut. Semua penerima yang hadir kala itu yakni seorang yang benar-benar berpengaruh , bertubuh tinggi dan besar , kecuali pria kecil tadi.

Seluruh penerima dan penonton yang ada di sana mentertawakan dan memperolok pria kecil itu. Tapi tekadnya tetap berpengaruh untuk mengikuti lomba. Sang raja pun mempersilahkan pria kecil itu untuk mengikuti lomba dan eksklusif memulai lomba tersebut.

Di lapangan itu sudah ada seekor gajah terbesar , gajah itu terkenal alasannya yakni kepintarannya dan sedikit mengerti bahasa manusia. Satu per satu penerima maju dan tak ada yang bisa mengangkat kaki gajah itu. Sang raja tak begitu yakin akan menemukan calon Jenderalnya.

Hingga tiba giliran pria kecil itu , ia merasa pede dan maju kelapangan dengan penuh keyakinan. Saat di bersahabat kaki gajah , pria kecil itu eksklusif memegang kaki gajah dengan satu tangan kirinya , sedangkan tangan kanannya bukan memegang kaki melainkan memegang kemaluan gajah.

Pria kecil itu tak segan eksklusif menekan keras kemaluan gajah tersebut dengan tangan kanannya. Gajah itu sangat kaget dan secara otomatis mengangkat kakinya itu. Pria kecil itu pun berhasil mengangkat kaki gajah tersebut. Para penonton dan penerima lainnya juga tak menyangka pria dengan badan kecilnya itu bisa mengangkat kaki gajah hanya dengan satu tangan.

Sang raja takjub akan kemampuan pria kecil itu , ia pun memutuskan untuk menawarkan tantangan lain kepadanya , biar meyakinkan dirinya bahwa pria itu pantas jadi Jenderal. Tantangannya yaitu menggelengkan kepala gajah.

Pria itu mendapatkan tantangan itu dengan penuh keyakinan. Ia pun eksklusif naik ke atas bahu gajah tersebut. Sambil memegang dua indera pendengaran gajah yang besar , ia membisikan sesuatu kepada gajah tersebut. "Hey gajah apakah kau mau , kemaluan kau gua pijat lagi?" kata pria itu. Gajah itu pun enggan kalau kemaluannya dipijat lagi , dan eksklusif menggelengkan kepala besarnya itu.

Raja , penerima dan seluruh penonton dibuat takjub lagi oleh pria itu yang berhasil menggelengkan kepala besarnya itu. Akhirnya pria kecil itulah yang memenangkan lomba tersebut dan berhak menjadi seorang Jenderal.

"Tak peduli seberapa kecilnya badan atau kemampuan seseorang. Tapi jikalau seseorang itu memiliki kecerdasan , seorang raja pun bisa tunduk kepadanya" ().