John Horwood, nama pembunuh tersebut, dieksekusi pada 1821 setelah membunuh mantan pacarnya, Eliza Balsom, saat ia berusia 18 tahun. Dia menimpuk Balsom dengan kerikil kerikil saat Balsom sedang melintas di sebuah sungai di Bristol.
Mary Halliwell dan tengkorak John Horwood
Serangan Horwood bahwasanya tidak mengakibatkan luka serius. Tapi, Horwood meninggal dunia setelah menderita abuh saat dokter bedah mengebor sebuah lubang di kepalanya untuk mengurangi tekanan darah yang terus keluar. Horwood pun balasannya dinyatakan bersalah atas simpulan hidup Balsom dan kemudian dihukum mati.
Dr Richard Smith, yang melaksanakan operasi pada Eliza Balsom, menolak izin untuk mengembalikan jasad John Horwood ke keluarganya. Jasad Horwood balasannya digunakan untuk keperluan pembedahan di Rumah Sakit Kerajaan Bristol (Bristol Royal Informary). Setelah pembedahan di depan 80 orang, Dr Smith menyimpan kerangka Horwood dan menaruhnya di sebuah display sebelum kemudian diberikan ke Universitas Bristol.
Mary Halliwell (67 tahun) balasannya menemukan John Horwood dan memenangkan hak hukum atas jasad Horwood. Pada Rabu (13/4) ini, Halliwell balasannya mampu menguburkan John Horwood layaknya orang yang meninggal dunia. Tengkorang John Horwood digantung di luar penjara New Bristol selama sejam sebelum balasannya dikuburkan.
Berdasarkan riset pohon keluarganya, John Horwood yaitu saudara laki-laki dari kakek buyut Halliwell.
source