Monday, January 1, 2018

Pria Ini Donorkan Darahnya Sebanyak 147 Kali Agar Istrinya Tetap Hidup

Wang Xiaoying dan Xu Wenhu (foto: Daily Mail)

Apapun akan dilakukan untuk seseorang yang dicintainya , termasuk dengan mengorbankan kesehatannya sendiri. Seperti yang dilakukan pria asal Cina ini yang mendonorkan darahnya sebanyak 147 kali dalam 10 tahun terakhir biar istri tercintanya tetap hidup.

Wang Xiaoying , 35 , didagnosis menderita anemia pada tahun 2003 silam. Kondisinya itu menimbulkan badan Wang kekurangan zat besi yang berarti tubuhnya tidak bisa memproduksi cukup sel darah merah.

Oleh karena itu , Wang harus menerima transfusi darah secara teratur. Namun sayang perekonomian yang kurang memadai membuat Wang tidak bisa membayar biaya pengobatannya.

Tak akan membiarkan sang istri menderita begitu saja. sang suami , Xu Wenhu , mencoba mencari jalan lain biar istri tercintanya tetap hidup sehat.

Di Cina , siapapun yang ingin melaksanakan transfusi darah gratis untuk diri sendiri atau keluarga mereka , maka seseorang bisa menyumbangkan 800 ml darahnya sendiri ke bank darah yang nantinya dapat diganti dengan darah yang cocok.

Makara itulah yang dilakukan Xu biar istrinya menerima transfusi darah secara gratis. Meski darahnya tidak cocok dengan sang istri , tapi jikalau Xu menyumbangkan darahnya dengan interval waktu tertentu , maka sang istri bisa menerima darah dari orang lain yang cocok dengannya secara gratis selama suaminya terus menyumbangkan darah.

Melansir laman Daily Mail , Rabu (18/2/2015) , selama sepuluh tahun terakhir , pria dari kota Changchuan , provinsi Jilin itu sudah mendonorkan darahnya sebanyak 147 kali biar sang istri dapat terus melaksanakan transfusi darah.

Namun , apakah mendonorkan darah sesering itu bisa berakibat buruk?

Menurut Pelayanan Kesehatan Nasional (NHS) menyarankan bahwa pria hanya dapat mendonorkan darahnya sekali dalam 12 ahad atau empat kali dalam satu tahun. Jika ditotalkan selama satu dekade , berarti hanya bisa melaksanakan 40 kali donor darah.

Tentu apa yang dilakukan Xu bisa mengancam keselamatannya sendiri. Setidaknya Xu mendonorkan darahnya sebanyak 13 hingga 15 kali dalam setahun yang terang melebihi batas normal dari yang disarankan.

Apa boleh buat , demi menjaga sang istri biar tetap hidup dan bisa mencicipi hidup sehat , Xu tak tanggung-tanggung menyumbangkan darahnya sendiri meski terlalu sering.

"Saya hanya beraharap satu hal , saya ingin istri saya bisa menikmati hidup sehat dengan saya sebelum kita mengakhiri hari-hari kita ," kata Xu.

Apakah kau rela mengorbankan keselamatan kau sendiri demi melindungi orang-orang yang dicintai?