Wednesday, February 21, 2018

Segera, Baterai yang Bisa Diisi Ulang dengan Sinar Matahari

Baterai

Sebuah tim ilmuwan membuat purwarupa baterai yang dayanya dapat diisi ulang dengan sinar matahari.

Inovator di balik teknologi ini, Yung-Hsaing Chang, Ming-Shien Lin, dan Chang-Ting Lu, menyebut konsep mereka "Light Catcher" dan dikala ini mereka telah siap dengan purwarupanya.

Baterai Light Catcher merupakan baterai fotoelektronik yang dibangun dari sel surya antireflektif yang menyerap energi dari sinar matahari. Sel dilindungi oleh bungkus transparan supaya sinar matahari mampu masuk. "Jadi kalau dayanya habis, tinggalkan saja di bawah sinar matahari yang indah," sebuah artikel di Yanko Design menjelaskan.

Purwarupa baterai tersedia dalam ukuran AA dan AAA. Keduanya sudah dapat digunakan pada sebagian besar alat elektronik. Baterai ini juga mampu menunjukkan tenaga listrik pada alat elektronik lewat colokan 3,5mm.

Pembuatan baterai ini menunjukan kalau teknologi tenaga surya tidak harus menggunakan panel besar menyerupai yang terpasang di atap-atap rumah atau daerah industri. Teknologi yang lebih maju dikala ini membuat teknologi tenaga surya mampu diperkecil dan digunakan pada banyak sekali produk rumah tangga.

Baterai ini pun sebenarnya bukan produk kecil pertama yang menggunakan tenaga surya. Tahun lalu, Sanyo mendapat penghargaan IF Design dalam program konferensi teknologi CeBIT alasannya berhasil menyebarkan lampu dan pengisi daya USB tenaga surya. Light Catcher ini pun merupakan salah satu entri dalam penghargaan IF Design.

Meskipun demikian, produk bertenaga surya berukuran kecil masih belum dapat memenuhi kebutuhan alat-alat portabel haus energi, menyerupai laptop dan ponsel pintar. Tetapi, inovasi-inovasi teknologi belakangan ini cukup menjanjikan.

nationalgeographic