Pernah melihat hantu? Pertanyaan ini amat sering dilontarkan oleh sebagian dari kita. Secara kasar, hantu mampu didefinisikan sebagai arwah seseorang yang telah meninggal, dimana arwah tersebut masih bergentayangan dan biasanya suka mengganggu manusia.
Tapi akan lain halnya jikalau menurut pandangan agama, dalam Agama Islam misalnya hantu itu tidak ada, mereka ialah Syaithon (setan) terkutuk yang merubah wujudnya menjadi sosok hantu untuk mengelabuhi manusia-manusia yang kurang imannya.
Terserah anda mau mempercayai yang mana, yang terperinci di bawah ini ada info yang cukup mengejutkan yakni hantu yang mampu mengganggu lewat telepon, kok biasa ya?
Yuk kita sama-sama periksa..
Jaman sekarang hantu makin suka mengganggu insan dengan kontak sambungan telepon selular. Hantu hantu itu mencoba “berkomunikasi ” dengan masuk ke telepon berupa bunyi samar samar dari kejauhan. Persentase gangguan kehadiran hantu melalui sambungan telepon selular itu meningkat drastis dibandingkan dengan “penampakan ” pribadi kepada subjek yang diganggu hantu.
Demikian kesimpulan paranormal pemerhati hantu di Inggris, Phil Hayes yang dipublikasikan the sun (22/10/2010). Paranormal tersebut menemukan, jumlah panggilan misterius ke ponsel yang dihubungkan dengan jasus meningkatk drastis 43 persen dalam 4 tahun terakhir. Hayes menyimpulkan, sepertiga dari semua eksistensi hantu ini terdeteksi melalui ponsel. Dari hasil penelitian jago perhantuan itu terungkap duapertiga dari semua fitur foto hantu hanya 20 persen yang kasatmata atau asli hantu. Sedangkan berdasar kategori bunyi dan lainnya, yang terdeteksi melalui wangi hantu ada 15 persen.
Penelitian itu juga mengungkap, separo dari eksistensi hantu terdeteksi oleh perekam bunyi menggunakan peralatan khusus, 8 persen penampakan hantu muncul di televisi dan atau radio. Bahkan satu dari 3 orang Inggris mengklaim telah melihat penampakan di foto atau media lainnya.
Dari bukti bukti itu disimpulkan ada kenaikan 70 persen kenaikan penampakan hantu di Inggris walau sejauh ini masih didominasi melalui media gambar, video atau ponsel mereka. Dari orang yang melihat atau mengetahui adanya kehadiran hantu itu, 50 persen berusaha menangkapnya tapi 20 persen justru berusaha kabur alasannya ialah ketakutan. Lebih dari 50 persen, kehadiran hantu dirasakan dengan suasana dingin, menggigil di tulang punggung ketika memasuki ruangan yang angker. Phil Hayes berkata “Ada bukti yang menyampaikan bahwa hantu dapat menggunakan telepon untuk berkomunikasi, dengan laporan orang yang mendapatkan panggilan telepon dari keluarga almarhum,” ujarnya.
Sekarang, anda termasuk golongan mana, yang berusaha menagkap hantu.. Atau pribadi kabur pas ketemu hantu?
Kalau saya sih pilih amannya saja, alias ambil langkah seribu... :D
source: