Gelisah dan cemas merupakan episode dari gangguan psikologis yang biasa dialami seseorang. Kegelisahan atau biasa disebut anxietas ini mampu terjadi ketika sistem pertahanan badan secara fisik dan mental terganggau akhir situasi yang mengancam.
Seperti dikutip dari PPCNews, rasa cemas atau gelisah yang dialami seseorang ternyata mampu berdampak buruk bagi kesehatan. Situasi yang sering terjadi secara mendadak ini mampu menyebabkan dilema ketegangan otot, peningkatan kegiatan simpatis dan parasimpatis dalam tingkat yang ringan. Sistem saraf otonom akan meningkatkan denyut jantung, tekanan darah serta kegiatan kelenjar keringat, sistem pernapasan, sistem susukan pencernaan dan kandung kemih.
Untuk itu, jangan heran kalau Anda sedang mengalami kegelisahan sering mengeluarkan banyak keringat atau bahkan sering bolak-balik ke toilet. Biasanya mereka yang mengalami kegelisahan juga mengalami ketegangan, wajah memerah, dada berdebar kencang, bernapas pendek, berkeringat banyak, dan timbul impian untuk buang air besar atau kecil.
Lantas, apakah kecemasan berlebihan atau anxietas mampu dikatakan sebagai penyakit? Jika mengalami rasa cemas dalam tingkat ringan atau sedang, hal ini masih mampu dibilang wajar dan bahkan mampu bermanfaat untuk kehidupan manusia. Namun, kalau kondisinnya parah mampu menyebabkan situasi merugikan.
Banyak hal yang mampu menyebabkan terjadinya gangguan ini. Penyakit fisik menyerupai menopause, kencing manis, dan jantung koroner mampu menjadi salah satu pemicunya. Gangguan neurologik menyerupai vertigo, migrain, kejang serta gangguan susukan napas menyerupai asma, emboli paru termasuk juga gangguan psikiatrik lainnya menyerupai demensia dan depresi juga mampu menjadi penyebabnya.
Bila kecemasan sering melanda Anda sebaiknya tangani secara perlahan. Belajar lebih kalem dan mengendalikan stres dengan relaksasi mampu menjadi obat ampuh. Tidak hanya membantu untuk lebih menikmati hidup, tapi juga sangat baik untuk kesehatan jantung jangka panjang.
Keuntungan lain dari relaksasi di antaranya memperlambat denyut jantung, menurunkan tekanan darah, memperlambat laju pernapasan, meningkatkan anutan darah ke otot-otot besar, mengurangi kemarahan dan frustasi serta meningkatkan akidah diri ketika menghadapi masalah.
Beberapa teknik relaksasi yang mampu Anda rasakan manfaatnya mulai dari yoga, tai chi, mendengarkan musik, olahraga, meditasi, hipnosis dan pijat secara teratur.
source