![]() |
| Anak down syndrome di dalam mesin basuh (foto: Mirror) |
Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus seorang ibu yang tega memosting foto seorang anak penderita down syndrome yang sedang berada di dalam mesin basuh ke Facebook.
Courtney Stewart mendapat kecaman dari netizen , termasuk tetangganya sendiri setelah memposting foto seorang anak laki-laki di dalam mesin basuh tersebut. Namun , ia menolak untuk meminta maaf atas tindakannya itu.
Ibu berusia 21 tahun itu malah mengatakan bahwa tindakannya ini merupakan bentuk kasih sayang terhadap anak tersebut. "Dia mencintai mesin cuci. Kami mengambil gambar dan ia tertawa ," ujar Stewart , menyerupai dilansir Mirror , Rabu (22/7/2015).
Salah seorang tetangganya yang berjulukan Erskine mengaku ngeri melihat gambar dari anak yang gres berusia dua setengah tahun itu di dalam mesin cuci
Stewart mengatakan kepada salah satu surat kabar bahwa anak itu naik ke mesin basuh atas kemauannya sendiri bukan alasannya yaitu dipaksa. Dan ia mengutuk orang-orang yang telah melaporkannya ke polisi.
"Dia terang tertawa dalam gambar ," terang Stewart.
"Dia punya sedikit obsesi mencuci. Siapapun yang tahu beliau akan mengetahui bahwa beliau punya obsesi mencuci ," tambah Stewart.
Foto tersebut diunggah ke Facebook pada hari Kamis pekan lalu dan pribadi memicu kemarahan para netizen.
Stewart menceritakan ada seorang wanita yang menyebutnya bajingan dan tidak waras. Kemudian salah seorang pengguna melaporkan tindakannya itu ke polisi. Tak lama kemudian ia menghapus foto tersebut.
Kejadian itu terjadi di rumah Stewart di Renfrewshire , Skotlandia. Dia mengaku didatangi polisi untuk menjawab ihwal foto yang diunggahnya. Namun sejauh ini polisi belum menemukan ada bukti bahwa Stewart telah melaksanakan kekerasan terhadap anak tersebut.
