![]() |
| Pedang Tentetsutou (foto: Chiba Institute of Technology) |
Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia , Tentetsutou memiliki arti "Pedang dari Surga". Pedang menakjubkan ini terbuat dari meteorit berusia empat miliar tahun yang ditemukan di bersahabat Gibeon , Namibia.
Menurut Namibia 1-on-1 , pada tamat tahun 1830-an , seorang penjelajah asal Inggris berjulukan Sir James Alexander melihat penduduk setempat Namibia menggunakan penggalan watu meteorit Gibeon untuk menciptakan senjata.
![]() |
| (foto: Chiba Institute of Technology) |
Kemudian Alexander mengirim sampel watu Gibeon yang ia dapatkan ke London untuk diteliti. Ternyata , hasil penelitian menemukan bahwa watu itu berasal dari luar angkasa.
Mengenai pembuatan pedang , Yoshiwara mengatakan , "Saya tidak pernah kompromi. Sangat mudah untuk membuat konsesi. Tapi kami mempertahankan kebanggan kami dan mendedikasikan hidup kami untuk membuat pedang."
![]() |
| (foto: Chiba Institue of Technology) |
Kembali lagi , pedang Tentesutou sekarang berada di Skytree , menara tertinggi di Tokyo , Jepang. Menurut situs Aleph , meteorit yang jatuh Gibeon merupakan hujan meteorit terbesar yang pernah terjadi di planet bumi.


