Thursday, August 11, 2011

10 Negara Terkorup di Dunia

Tidak ada negara yang kebal dari tindakan korupsi. Kasus korupsi merupakan parasit suatu negara yang harus segera disingkirkan atau negara tersebut akan runtuh jikalau parasit tersebut tidak disingkirkan.


Secara umum , semua negara pasti sudah mengalami kasus korupsi , namun ada juga negara-negara di mana kasus korupsi sudah menjadi kebiasaan yang susah untuk dimusnahkan. Berikut 10 negara terkorup di dunia ibarat yang dikutip The Richest berikut ini.

10. Venezuela

Banyak orang yang beranggapan penemuan minyak di negara Amerika Latin ini akan membawa kemakmuran , namun hal tersebut tidak terbukti benar. Banyak para elit politik di negara ini yang ingin mempertahankan kekuasaan mereka , termasuk seorang revolusioner berjulukan Hugo Chavez yang mencoba membuat undang-undang yang bisa menawarkan kekuasaan tidak terbatas baginya. Namaun tindakannya ini berhasil digagalkan.

9. Kamboja

Korupsi di negara ini dilaporkan sudah merasuki hampir semua aspek kehidupan , mulai dari pelanggaran lalu lintas , lisensi sepeda motor dan pengadilan yang tidak semestinya. Hal ini disebabkan perang sipil , kerusuhan politik dan kekacauan yang membuat orang-orang di sana ingin sesuatu secara cepat dan efisien. Situasi di Kamboja semakin buruk akhir pemerintah tidak mendorong partisipasi masyarakat dalam perumusan hukum. Sebenarnya ada undang-undang anti korupsi , tetapi hukum tersebut hanya sebuah goresan pena saja.

8. Korea Utara

Suap kepada pejabat sudah menjadi kebiasaan di negara ini. Kenyataannya pejabat dan pemerintah itu sendiri hanya mementingkan diri sendiri meskipun ada penegak hukum , bukannya memperbaiki keadaan malah sebaliknya. Bahkan dikala seseorang ingin melarikan diri ke Cina , ia harus membayar dulu kepada penjaga perbatasan.

7. Guinea

Kemiskinan di negara ini cukup tinggi , meskipun keadaan tersebut sudah membaik semenjak tahun 2008. Namun , skandal pertambangan gres yang melibatkan mantan presiden dan dua perusahaan multinasional menjadikan kas negara tersebut menjadi kosong. Orang-orang dari Guinea sendiri sudah meminta sumbangan kepada Amerika Serikat dan Inggris untuk menyelidiki kasus ini.

6. Guinea Khatulistiwa

Negara yang terletak di Afrika Barat ini bergotong-royong sangat kaya akan sumber daya alam ibarat minyak , mineral dan gas alam. Namun hanya sedikit orang di sana yang menerima hasil kekayaan alam tersebut. Sekitar 60% kekayaan yang dihasilakn dari sumber daya alam yang melimpah ini , warga Guniea Khatulistiwa ini hidup dengan uang $ 1 per hari.

5. Zimbabwe

Negara ini benar-benar dalam keadaan sulit akhir hiperinflasi. Pemerintah negara ini tidak percaya sumbangan dan gangguan dari negara luar sehingga menjadikan negara ini harus bisa berdikari tanpa sumbangan negara lain. Pendidikan merupakan salah satu yang sering terkena korupsi , banyak warga yang menyuap biar bisa lulus dengan keinginan bisa menerima pekerjaan.

4. Sudan

Sudan merupakan negara yang sering terjadi perang sipil , kerusuhan dan kekacauan politik yang memunculkan sistem patronase. Situasi diperparah oleh pemerintah yang nyaris tidak menyimpan catatan transaksi. Nepotisme di negara ini juga sudah menjadi kebiasaan umum , dimana para pejabat tinggi memastikan kerabatnya untuk duduk di dingklik pejabat. Bahkan mereka yang ingin mendirikan perjuangan harus membayar pejabat publik biar menerima lisensi.

3. Myanmar

Negara ini kaya akan kayu , minyak dan gas , namun hanya para penguasa yang bisa memperkaya diri sendiri selama pemerintahan junta. Sistem suap di negara ini terkenal dengan sebutan 'Tea Money'. Bahkan perusahaan-perusahaan ajaib yang ingin berinvestasi di Myanmar sudah dikenalkan dengan konsep 'Tea Money' terutama dikala mereka bernegoisasi untuk impor dan ekspor serta perjanjian sewa tanah dan perpajakan.

2. Somalia

Sama ibarat Sudan , bangsa ini hancur akhir perang sipil , sehingga orang-orang memiliki sikap patronase. Sektor pemerintah yang sering terjaring tindakan korupsi yaitu angkatan bersenjata , yang bisa mereka lakukan yaitu menuntut suap dari orang-orang yang mau bekerja , atau orang yang mau keluar dan masuk ke negara ini. Bisnis yang paling menguntungkan yaitu dari sektor telekomunikasi. Pemerintah sendiri tidak memiliki undang-undang anti korupsi dan jarang mencatat pengeluaran pemerintah yang besar.

1. Republik Demokratik Kongo

Sementara ini , tahun sekarang Kongo sudah mulai stabil dari pertikaian , masih ada sedikit pembangunan yang dilakukan. Struktur hukum masih membisu di tempat. Pemerintah sendiri tidak terbuka mendiskusikan dan memutuskan mengeluarkan anggaran negara. Sektor yang paling sering terlibat korupsi diantaranya pertambangan , kehutanan , pajak dan bea cukai.