Monday, November 20, 2017

6 Buku Fenomenal yang Dapat Mengubah Dunia

Penyebaran ilmu dan pengetahuan telah dilakukan oleh banyak sekali bangsa dalam banyak sekali budaya, melalui simbol gambar, ikon, lukisan, prasasti termasuk kemudian buku. Sebuah sejarah dan beberapa kejadian yang terjadi di waktu lampau bahkan dapat kita temukan di dalam buku. Berbagai ide, anutan dan pencerahan bahkan dituliskan di beberapa helai kertas dan disusun menjadi sebuah buku.

Namun sangat disayangkan beberapa buku-buku yang berisikan hal penting banyak yang sudah hilang, rusak baik secara disengaja maupun tidak disengaja. Mereka yang sengaja memperabukan buku, yaitu mereka yang takut manusia-manusia di sekitarnya menjadi pandai dan tak sanggup menghadapinya. Berikut ini yaitu 6 buku fenomenal yang diprediksi dapat mengubah dunia.

1. Epos Cycle
Penyebaran
Karya: Beberapa Penulis.
Sebuah karya epik saga (kisah heroik ala Bangsa Viking Norwegia dan Islandia) yang berisikan wacana “Illiad” dan “Odyssey”. Seluruh kisah yang terdapat di dalam saga ini sangatlah spektakuler, memiliki delapan babak, namun Homer menyebutkan dua.

Epos Cycle bercerita wacana petualangan lengkap Odyssey, yang secara puitis Aristoteles mengatakan bahwa pendeskripsian Homer hanyalah guntingan-guntingan saja dan merupakan cuilan yang paling menarik.

Gaya tersebut sangat memperanguhi kebudayaan dan kesenian di masa selanjutnya, mirip dalam karya tulis novel, musik, film, tarian, dan semuanya sangat menakjubkan.

Bahkan untuk kisah “Illiad”, dikenal sebagai kisah non-reliji yang paling andal di dunia (seandainya ilmu pengetahuan tidak mengambarkan bahwa Zeus tinggal di Puncak Olympus) dan itu hanya cuilan kecil saja.

2. Penciptaan Waktu
Penyebaran
Karya: Archimedes
Buku ini diasumsikan sebagai sebuah penjelasan mengenai terciptanya sebuah “mukjizat”, berasal dari Yunani Kuno. Planetarium, jam astronomi, dan semua hal yang mereka ciptakan untuk mempermudah hidup.

Namun dengan menyesal kita tidak dapat menjelaskan mekanisme Antikythera, sebuah mekanisme kalkulator kuno yang ditemukan sekitar 100 kurun sebelum masehi, yang tidak terlihat lagi setelah 1000 tahun kemudian.

Di dalam buku ini Anda dapat menemukan perencanaan untuk membuat unit kalkulator, sehingga kita dapat membuatnya sendiri dan siapa tahu mesin waktu juga.

Bahkan hanya memiliki sedikit perbedaan dengan standar mekanis jam modern, jadi bayangkan saja apa yang tertulis di dalam buku tersebut.

Sangat disayangkan semua yang terdapat di dalam buku ini harus terkubur di suatu tempat, hal ini diakibatkan oleh Bangsa Romawi yang membenci Bangsa Yunani. Bangsa Romawi memperabukan semua buku berharga dari perpustakaan Alexandria.

3. Buku-Buku Langka di Rumah Kebijaksanaan (Bait al-Hikma)
Penyebaran
Sebuah perpustakaan besar di Baghdad yang dikenal dengan Perpustakaan Kongres, menyimpan sebuah buku yang langka (sejauh ini dikabarkan masih ada) berasal dari tiga benua.

Buku ini ditulis dan disusun di Era Keemasan Islam (antara 750-1257 setelah masehi). Buku ini berisikan mengenai cara Bangsa Persia menyembunyikan ilmu pengetahuan, medis, astronomi dan beberapa penemuan yang mereka dapatkan selama penjelajahan.

Karena itulah mereka dikenal sebagai bangsa yang andal sepanjang masa. Katalog mereka tidak terhitung dan perpustakaan mereka ibarat universitas kawasan semua insan mencari pengetahuan mengenai banyak sekali hal.

Baghdad pun dikenal sebagai kawasan terbaik ilmu pengetahuan dituliskan dan disembunyikan untuk tujuan tertentu, sehingga sangat disayangkan manusia-manusia sekarang tidak mengetahuinya.

Di dalam buku tersebut diduga memiliki sebuah pengetahuan Bangsa Romawi yang memiliki sebuah tanaman yang dapat mencegah kehamilan, namun mereka menghancurkannya.

Baghdad sebagai sentra dari matematika dan ilmu pengetahuan, dan pemaparan ilmiah kisah perjalanan waktu yang dilakukan oleh Nabi Muhammad (Isra” Miraj), atau bahkan karya Hipocrates mengenai penyembuhan penyakit aneh.

Semuanya telah dihancurkan, dan kita tidak mengetahuinya. Semua kesalahan mengenai hal ini tampaknya harus dilimpahkan kepada Bangsa Mongol yang memasuki Kota Baghdad dan menempatinya pada 1258, mereka membuang semua buku ke sungai Tigris.

Sehingga mereka yang selamat dari peperangan itu, mengatakan bahwa air sungai tersebut berwarna hitam akhir tinta yang berasal dari buku-buku tersebut selama hampir satu tahun.

4. Gospel of Eve
Penyebaran
Karya: Belum diketahui (anonim)
Gospel of Eve, disebut-sebut sebagai buku paling erotis (banyak mengandung seksualisme) sekaligus yang paling diragukan kebenarannya, mungkin alasannya hal terakhir tadi itulah kenapa pihak gereja harus banyak membahas kontroversi ini dan melarang konsep “Seks Bebas” (Coitus interruptus) serta sebuah cuilan menelan cairan sperma dalam suatu upacara.

Semua hal yang kontroversial dan memalukan dipaparkan di dalam buku ini. Buku ini sangat berbahaya alasannya mempertanyakan 2000 tahun lamanya terhadap selibasi (tidak menikah dan atau bekerjasama seks) dan penyucian yang dialami oleh pendeta Kristen.

Kita tidak pernah mengetahuinya, tidak akan pernah, alasannya secara superioritas gereja, mirip Ephipanius telah membuangnya dari semua misi kristen, guna mencegah dunia dari perlakuan seks bebas dan tanpa pernah berpikir bahwa hal tersebut yaitu dosa.

5. Hermocrat
Penyebaran
Karya: Plato
Dua cuilan pertama dari Trilogi Plato yaitu “Critias” dan “Timateus” karya tersebut diduga merupakan transkrip dari sebuah anutan hebat.

Seandainya “Hemocrat” memiliki kedekatan dengan dua cuilan dari trilogi yang sempurna, maka buku ini seharusnya berisikan konsep molekul ataupun bagian-bagian terbaik, dan akan memengaruhi anutan selanjutnya.

Dengan memikirkan bahwa buku yang kedua akan selesai di tengah-tengah kalimat, yang seharusnya menjadi buku cuilan ketiga (bagian yang hilang), menceritakan nasib Atlantis yang telah diulas di dua buku sebelumnya.

Dan sekarang tidak ada yang mengetahui di mana buku ini berada. Beberapa menyebutkan bahwa Plato tidak pernah menyelesaikan buku ini.

6. Ab Urbe Condita Libri (Penciptaan Sebuah Kota)
Penyebaran
Karya: Titus Livius
Buku yang berisikan detail sejarah Roma dari leluhur Bangsa Troya kepada Agustus yang memerintah 800 tahun kemudian, apa yang dikatakan semuanya yaitu wacana Roma. Buku ini tersusun dari 142 buku besar, sebuah buku yang luar biasa.

Ketika Kekaisaran Roma Barat jatuh, Livius lah yang menyaksikan semua yang terjadi ketika itu. Dan semuanya telah hilang. Semua sejarah mengenai Bangsa Romawi dapat ditemukan di dalam buku tersebut.

Bahkan ada beberapa cuilan dari karya Livius yang turut andil dalam terciptannya era renaisans, dan semua karya tulisnya sampai kini masih dikagumi.

Eropa membutuhkan ribuan tahun untuk memahami bahwa buku tersebut di tulis setelah kejatuhan Roma. Sehingga ketika mereka menggali situs dan makam-makam tua, mereka menemukan 35 serial buku ini. Semua sejarah wacana Roma ditulis berdasarkan data yang terdapat di dalam buku Livius ini.