Monday, November 27, 2017

Inilah 5 Cara Membiasakan Diri Bangun di Pagi Hari

TernyataAda pepatah yang mengatakan bila “Bangun siang, rezeki keburu dipatok ayam.” Ternyata pepatah ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diadakan oleh Laura Venderkam.

Laura ialah seorang penulis yang menulis kunci sukses di balik orang-orang yang memulai aktivitasnya sebelum sarapan dalam bukunya yang terkenal, What the Most Successful People Do Before Breakfast.

Dalam bukunya itu, Laura yang juga menggeluti dunia jurnalistik dan musik menyebutkan beberapa nama orang sukses yang ternyata mengawali hari lebih pagi dari orang lain pada umumnya, untuk sekadar berolahraga menyerupai yang dilakukan oleh mantan CEO Pepsi Coorporation, Steve Reinemund. Bahkan, penulis ternama sekelas Gretchen Rubin, sudah mulai menulis semenjak pagi hari sebelum beliau menyantap sarapannya.

Mungkin bagi segelintir orang, bangun pagi merupakan suatu kegiatan “terpaksa” untuk dilakukan alasannya ialah harus pergi kerja, pergi sekolah, menyiapkan sarapan untuk keluarga (bagi para ibu), atau pun mengantar anak ke sekolah. Apalagi bagi mereka yang tidak mampu menghargai waktu dengan selalu terlambat dalam acara apapun, menyerupai datang rapat, pergi sekolah, pergi bekerja, dsb. Bagi orang-orang menyerupai itu dan ingin mengubah kebiasaan buruknya memerlakukan waktu, Laura menunjukkan beberapa cara yang mampu dijadikan pedoman. Inilah cara bangkit pagi dengan membiasakan lima cara di bawah ini.

1. Buatlah Jadwal Kegiatan
Mulailah dengan membuat jadwal kegiatan. Aturlah waktu kegiatan Kamu sepagi mungkin. Jangan lupa untuk hitung durasi waktu tidur malam! Jangan hingga Kamu kurang tidur alasannya ialah ingin membiasakan diri untuk bangkit pagi.

2. Bayangkan Pagi Yang Indah
Berhentilah berpikir bahwa pagi hari sebagai suasana yang melelahkan dan menyiksa. Cobalah ubah gambaran pagi dalam benak Kamu. Mulailah bayangkan pagi hari yang mengagumkan dan menyegarkan dengan udara yang masih bersih. Dengan demikian, Kamu akan terpicu untuk bangkit pagi alasannya ialah ingin menikmati indahnya pagi hari yang selama ini selalu terlewatkan.

3. Jadikan Sebagai Rutinitas
Ketika Kamu sudah mulai mencobanya satu kali, maka jangan berhenti alasannya ialah mungkin hal itu masih terasa terlalu menyiksa. Berilah waktu pada diri Kamu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan gres ini. Setelah kebiasaan bangkit pagi dilakukan untuk ketiga dan keempat kalinya, maka jadikanlah itu sebagai sebuah keharusan dan episode dari rutinitas Kamu.

4. Tuliskan Apa Yang Sedang Kamu Lakukan
Kunci sukses juga tidak hanya hingga pada kebiasaan bangkit pagi. Tetapi, seseorang juga dituntut untuk bijak dalam menggunakan waktu. Setelah bangkit pagi sudah menjadi episode dari rutinitas Kamu, kemudian yang harus dilakukan ialah memulai untuk menuliskan semua kegiatan yang Kamu lakukan selama 1 hari tersebut. Tujuannya ialah supaya Kamu mengetahui kegiatan apa yang kurang penting tapi menghabiskan waktu lebih banyak. Dengan demikian, di hari-hari berikutnya Kamu akan mengurangi melaksanakan kegiatan tersebut.

5. Evaluasi Diri
Setelah keempat hal di atas sudah dilakukan semua, kini saatnya Kamu mengevaluasi diri sendiri. Dengan jadwal kegiatan awal yang sudah dibuat, bangun pagi yang sudah menjadi rutinitas, serta kegiatan sepanjang hari yang sudah Kamu lakukan, semuanya dapat menunjukkan berapa persen waktu yang Kamu gunakan secara efektif. Secara logika, orang yang mengawali hari lebih pagi, mereka memiliki waktu lebih banyak untuk beraktivitas dibandingkan orang yang mengawali kegiatannya dari siang hari. Evaluasi diri ini bertujuan supaya Kamu dapat memilah dan membuang kebiasaan yang tidak penting yang masih Kamu lakukan. Itulah kelima langkah yang dikupas oleh Laura Vanderkam dalam bukunya. Semoga hal ini bermanfaat bagi Kamu.

Baca juga:
7 Alasan Penyebab Mengapa Bangun Pagi Baik Untuk Kesehatan

source