Tuesday, November 21, 2017

[Renungan] Tirulah Sifat Pensil

Seorang
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. “Nenek lagi menulis perihal pengalaman kita ya? atau perihal aku?” Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “Sebenarnya nenek sedang menulis perihal kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi goresan pena ini ialah pensil yang nenek pakai. Nenek harap kau bakal ibarat pensil ini dikala kau besar nanti”, ujar si nenek lagi.

Mendengar tanggapan ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek dikala beliau melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si cucu.

Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kau melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang mampu membuatmu selalu damai dalam menjalani hidup, kalau kau selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”,

Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

PERTAMA:
Pensil mengingatkan kau kalau kau mampu berbuat hal yang andal dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil dikala menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kau dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.

KEDUA:
Dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kau harus berani mendapatkan penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.

KETIGA:
Pensil selalu memperlihatkan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu mampu membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

KEEMPAT:
Bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bab luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh karena itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.

KELIMA:
Sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…
Seperti juga kamu, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”

Semoga kita mampu mengambil pesan tersirat dari kisah ini

Silahkan SHARE ke teman, saudara dan keluarga kita cintai bila menurut kalian, dongeng ini bermanfaat :) ♥