Friday, December 29, 2017

7 Kisah Bulan Madu yang Berujung Kematian


Bulan madu merupakan salah satu momen paling romantis bagi pasangan yang gres menikah. Momen itu bakalan menjadi langkah awal dari perjalanan hidup membangun keluarga yang harmonis. Dalam beberapa kasus pasangan yang berbulan madu , momen itu berubah jadi ajal mereka , menyerupai yang dialami beberapa pasangan ini.

Berikut beberapa cerita kasatmata pasangan yang berbulan madu yang berujung maut , menyerupai dikutip dari The Richest.

7. Bunuh istri demi asuransi jiwa


Kisah pertama datang dari pasangan Tina Thomas Watson dan Gabe Watson. Mereka berdua pertama kali bertemu ketika jadi mahasiswa di Universitas Alabama. Pasangan itu mulai jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah pada tahun 2003 silam.

Setelah menikah , mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu bulan madunya di Queensland , Australia. Tertarik dengan menyelam ke bawah laut , mereka berdua melaksanakan selam scuba (penggunaan alat pernapasan bebas untuk ada di bawah air).

Tina sudah menerima sertifikasi untuk menyelam jauh sebelum ia menikah. Pada ketika menyelam , tiba-tiba Tina kehilangan kesadaran ketika melaksanakan selam scuba dan karam ke dasar laut. Akhirnya Tina tewas akhir insiden itu.

Sebelum Tina karam , Gabe mengatakan bahwa ia melihat susuatu di mata istrinya ketika topeng selamnya terlempar. Gabe pun mengaku tidak mampu menyelamatkan istrinya dan membiarkannya tenggelam.

Namun kecurgiaan mulai muncul ketika ditemukan Tina memiliki asuransi jiwa yang sangat memiliki kegunaan bagi Gabe. Hingga jadinya Gabe dinyatakan bersalah atas pembunuhan terhadap istrinya sendiri dan bahkan ia mengakui bahwa dirinya bersalah.

6. Dibunuh perampok ketika bulan madu


Menghabiskan waktu berbulan madu di hotel merupakan pilihan yang sangat tepat. Namun naas nasib pasangan ini , Ben dan Catherine Mulany yang dibunuh oleh sekawanan perampok.

Pasangan yang menikah pada  12 Juli 2008 itu memutuskan untuk berbulan madu di Hotel Antigua Cocos selama dua minggu. Malam sebelum mereka berangkat pulang ke Inggris , mereka berdua ditembak di pondok mereka oleh orang-orang yang diduga perampok. Catherine tewas ditembak pada episode kepalanya dan tewas seketika. Sementara Ben ditembak pada episode leher , namun ia berhasil dilarikan ke Rumah Sakit dalam keadaan kritis.

Akibat luka parah yang dideritanya , Ben jatuh koma dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit di mana almarhum istrinya bekerja. Sempat menjalani perawatan selama satu ahad dengan alat bantu kehidupan , Dokter memutuskan untuk mencabut alat penunjang kehidupan tersebut dengan alasan tidak ada impian lagi untuk Ben. Hingga jadinya Ben dinyatakan tewas.

Pada tahun 2011 , Daniel dan Avie Howell didakwa bersalah atas pembunuhan Ben dan istrinya Catherine Mullany. Namun salah satu pelaku , Howell dibunuh dengan cara ditembak setelah berhasil melarikan diri dari penjara.

5. Kecelakaan helikopter


Michael dan Nicole Abel , keduanya merupakan seorang insinyur yang memutuskan untuk berbulan madu ke Hawaii setelah enam hari menikah. Keduanya menerima pandangan gres yang cemerlang untuk menikmati keindahan pulau tersebut dari atas yaitu dengan cara tur naik helikopter.

Namun sayang , helikopter yang ditumpangi pasangan yang gres seumuran jagung itu tidak pernah mendarat lagi. Helikopter tersebut jatuh dan meledak ketika terbang di atas Molokai. Menurut penyelidikan kecelakaan itu disebabkan oleh cuaca yang buruk.

4. Dibunuh di hotel


Pasangan yang gres menikah , Michaele Harte dan John McAreavery memutuskan untuk merayakan bulan madu mereka di Grand Gaube , Mauritius. Pada 10 Januari 2011 , Michaele dan suami barunya makan siang di hotel daerah mereka menginap. Namun , ketika Michaele kembali ke kamar untuk mengambil makanan ringan , ia dibunuh oleh tiga karyawan hotel yang sedang berusaha merampok dia.

Ketiga pria itu mencekik Michaele dan memasukannya ke dalam kolam mandi. Kemudian tubuhnya ditemukan oleh suaminya tak lama setelah kejadian itu. Dua dari tiga pelaku pembunuhan diadili atas kasus pembunuhan Michaela , tetapi pada jadinya mereka berdua dinyatakan tidak bersalah.

3. Dilempar ke laut


Sebelas hari pasca menikah , pasangan George Smith dan Jennifer Hagel menghabiskan waktu dua ahad dalam pelayaran ke Mediterranean untuk merayakan kesepakatan nikah mereka. Pada 5 Juli 2005 George tiba-tiba menghilang dari kapal ketika sedang asyik menikmati pelayaran bersama istri barunya.

Setelah hilangnya George , ditemukan bukti bercak darah pada episode kabin di sisi kapal. Dari situ muncul dugaan bahwa George dibunuh dan jasadnya kemudian dilempar ke laut. Tidak terang siapa pelaku pembunuhan itu , namun selama penyelidikan sang istri mengklaim bahwa kepergiannya setelah ia mabuk berat. Akhirnya sang istri mendapat uang kompensasi senilai USD 1 ,1 juta dari Royal Caribbean.

2. Overdosis


Pasangan yang gres menikah selama enam bulan memutuskan untuk menikmati bulan madu pertama mereka dalam sebuah perjalanan yang menghabiskan waktu selama empat minggu. Pasangan yang berbahagia itu yaitu Kristy dan Damian Cadman-Jones.

Namun pada simpulan tur , Kristy ditemukan meninggal karena serangan jantung. Setelah isu maut Kristy hingga ke pendengaran keluarga dan teman-temannya , mereka tidak percaya Kristy meninggal karena serangan jantung , pasalnya Kristy sebelumnya tidak memiliki gangguan kesehatan. Setelah diselidiki lebih lanjut , ditemukan bahwa Kristy meninggal karena overdosis akhir heroin murni. Sang suami mengaku tidak melihat istrinya membawa obat-obatan , jadi ada dugaan bahwa maut Kristy itu yaitu pembunuhan.

1. Suami bunuh dan merampok istri sendiri


Afrika Selatan menjadi daerah pilihan untuk berbulan madu bagi pasangan Anni dan Shrien Dewani. Mereka menikah dalam tabiat Hindu yang cukup rumit.

Pada 13 November 2012 , taksi yang sedang ditumpangi pasangan tersebut tiba-tiba dibajak oleh segerombolan perampok. Anni tewas ditembak pada episode lehernya dalam insiden tragis itu. Tubuh pengantin berusia 28 tahun itu dibiarkan saja dengan taksi tersebut dan semua barang bawaannya hilang dicuri.

Tragisnya lagi , sang suami terdakwa bersalah atas pembunuhan istrinya sendiri. Shiren diduga sebagai orang yang mengatur rencana pembunuhan keji itu.