Tuesday, December 12, 2017

Konsep Teknologi yang Tercipta dari Alam

Tuhan telah menunjukkan alam untuk insan biar digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Hewan, tumbuhan, air, dan lainnya bisa kita gunakan sebagai sumber pemenuh kebutuhan. Selain itu, ternyata ada teknologi-teknologi yang tercipta dari alam. Berikut contoh-contohnya:

1. Kereta Peluru di Jepang
Tuhan
Gambar di atas yaitu kereta peluru Shinkansen yang beroperasi di Jepang. Kereta ini memiliki rute dari Tokyo ke Fukuoka dengan kecepatan 300 km/jam. Kereta Shinkansen ini terkenal akan kenyamanan, ketepatan waktu, dan keselamatannya yang terjamin. Inspirasi desain kereta ini berasal dari dua hewan.

Yang pertama yaitu dari bulu burung hantu. Bulu burung hantu dinilai bisa mengurangi hambatan udara untuk mengurangi kebisingan. Kereta peluru ini menerapkan ide tersebut sehingga tidak bising.

Tuhan
Dan binatang yang kedua yaitu burung pekakak. Burung pekakak memiliki paruh yang runcing ke depan. Burung pekakak bisa meluncur ke dalam air dan hanya menjadikan sedikit percikan saja. Inspirasi inilah yang diubahsuaikan oleh kereta peluru Shinkansen.

Tuhan
Masalah utama pada kereta yang meluncur di dalam terowongan yaitu suaranya yang bising ketika keluar dari terowongan. Kebisingan ini merupakan akhir dari perubahan tekanan yang terjadi ketika kereta meluncur dari dalam terowongan ke luar. Perbedaan tekanan ini dapat menjadikan polusi suara. Dengan mengadaptasi bentuk paruh burung pekakak pada moncong kereta, maka kereta dapat mengatasi perubahan tekanan ketika keluar dari terowongan sehingga mengurangi kebisingan.

Jadi, kereta peluru Shinkansen ini yaitu salah satu tranportasi yang menerapkan sistem aerodinamis dari alam. Desainnya yang modern terinspirasi oleh sayap burung hantu dan paruh burung pekakak membuat kereta peluru ini tidak bising.

2. Konsep Mobil Mercedes Bionic
Tuhan
Konsep desain kendaraan beroda empat Mercedes bionik ini sangat unik. Mobil ini memiliki eksterior berbentuk heksagonal yangdiadaptasi dari ikan laut berjulukan boxfish kuning. Ikan boxfish kuning ini yaitu sejenis ikan tropis yang memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan baik.

Tuhan
Ikan boxfish memiliki kehidupan dan daerah tinggal di antara terumbu karang. Ikan boxfish yang lincah dan gesit ketika berenang melalui terumbu karang ini menjadi pandangan gres Mercedes-Benz untuk kendaraan beroda empat bermodel bionik ini. Mobil bionik ini dapat mencapai kecepatan sampai 60 km dalam delapan detik.

Mobil ini disebut bionik alasannya ia mengeluarkan oksida nitrogen 80% lebih sedikit dari kendaraan beroda empat lain. Mobil yang ramah lingkungan ini pun mengkonsumsi materi bakar 20% lebih sedikit sehingga hemat BBM. Benar – benar kendaraan beroda empat ramah lingkungan yang mengesankan.

3. Sayap Pesawat Terbang
Tuhan
Desain sayap pesawat terbang yaitu salah satu aplikasi prinsip ilmu aerodinamika. Desainnya terinspirasi dari sayap burung. Alam kita memang sempurna. Burung memiliki sayap yang luar biasa yang biasa mereka gunakan untuk terbang bebas di udara.

Tuhan
Sayap burung sendiri memiliki kerangka yang ringan, otot dada yang kuat, tulang yang menyatu dan sayap yang memiliki prinsip aerodinamika yang sempurna. Faktor – faktor tersebut lah yang diaplikasikan ke dalam derain sayap pesawat terbang. Wright bersaudara, penemu pesawat terbang, mempelajari sayap burung sebagai pandangan gres utama mereka.

4. Turbin pada Perahu
Tuhan
Turbin pada perahu terinspirasi dari sirip ikan. Sirip ikan yaitu bab badan ikan yang membuat seekor ikan bisa berenang dengan lincah di dalam air. Contohnya saja ikan paus. Walaupun seekor ikan paus memiliki panjang 40 – 50 meter dan beratnya dapat mencapai 40 ton, namun dengan siripnya, ikan paus dapat berenang dengan mudah dan tangkas.

Tuhan
Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang turbin angin, Whalepower, terinspirasi dari struktur ikan paus dalam produksinya. Whalepower menerapkan ilmu pengetahuan tersebut untuk menghasilkan turbin angin yang efisien, hemat biaya dan terjamin keamanannya.

5. Alat Bantu Pendengaran
Tuhan
Gambar di atas yaitu sebuah terobosan gres dalam teknologi mikrofon. Teknologi ini dapat berfungsi sebagai alat bantu pendengaran, dimana melalui alat ini, pengguna dapat menentukan dengan tepat asal sumber bunyi. Teknologi ini diubahsuaikan dari seekor lalat benalu berjulukan Ormia ochracea.

Lalat benalu ini memiliki jembatan protein yang menghubungkan kedua gendang telinganya sehingga lalat ini memiliki pendengaran yang luar biasa. Jembatan protein ini memperkuat perbedaan gelombang bunyi yang terdengar di setiap telinga. Dengan begitu, lalat benalu ini dapat mendeteksi perbedaan bunyi yang sedikit dan mendapatkan sinyal yang lebih baik. Berdasarkan penelitian para jago dari Universitas Maryland, mereka menyatakan bahwa mikrofon ini dapat berfungsi 8x lebih sensitif dari mikrofon tercanggih ketika ini.