![]() |
| Leonid Stadnyk (foto: Reuters) |
Leonid Stadnyk dari Ukraina , yang dikatakan sebagai insan tertinggi di dunia oleh Guinnes World Records , meninggal pada hari Minggu , (24/8/2014) di usia 44 tahun.
Seperti yang dilaporkan Mirror , Selasa (26/8/2014) , pria dengan tinggi tubuh 8 kaki 4 inci ini meninggal pada usia 44 tahun alasannya mengalami pendarahan otak akhir duduk perkara kesehatan yang dideritanya.
"Bagi saya , tinggi saya yakni sebuah kutukan , hukuman dari Allah , bukan sesuatu untuk dirayakan. Apa pun dosa yang sudah saya lakukan , saya tidak tahu. Sepanjang hidupku saya bermimpi bisa menjadi sama menyerupai orang lain ," ujar pria yang berprofesi sebagai petani saat masih hidup.
Leonid juga pernah menolak untuk diukur tinggi tubuhnya oleh Guinnes World Records. Bahkan ia tak ingin namanya ada dalam catatan Guinnes World Records sebagai insan tertinggi di dunia.
Karena tinggi tubuh Leonid tidak diketahui secara pasti , maka Guinnes World Records menetapkan Xi Shin sebagai insan tertinggi di dunia dengan tinggi tubuh 7 kaki 9 inci.
"Kami telah menghubungi Stadnyk , tapi ia menyerupai seorang pria yang sangat pemalu ," ujar juru bicara Guinnes World Records.
Tubuh Leonid mulai bertambah tinggi secara pesat semenjak usianya 12 tahun , saat tumor otak jinak merangsang tubuhnya memproduksi hormon pertumbuhan.
Dia bahkan memakai sepatu dengan ukuran yang sangat besar alasannya panjang kakinya yang mencapai 18 inci. Sementara telapak tangannya memiliki diamater lebih dari satu kaki.
Berbicara wacana kehidupannya , Leonid awalnya dilatih sebagai dokter hewan. Namun pada alhasil , ia memutuskan untuk mengambil alih perkebunan.
Tidak ada daerah tidur yang bisa menampung tinggi tubuh Leonid , jadi ia lebih memilih tidur di atas meja biliar.
Tetangganya mengenal Leonid sebagai orang yang murah hati , selalu siap membantu , tidak egois , dan pria yang sangat rajin.
