Thursday, December 28, 2017

Meski Sudah Terpenggal Ular Ini Mampu Membunuh Koki Cina

(foto: Daily Mail)

Beberapa ular memang masih mampu hidup untuk beberapa menit ketika kepalanya sudah terpenggal. Bahkan ular itu masih sanggup menggigit dan mengeluarkan racunnya untuk membunuh sasarannya.

Hal menyerupai itu dialami oleh seorang koki di Cina yang tewas alasannya ialah terkena gigitan ular kobra beracun. Padahal kepala ular kobra itu sudah terpisah dari tubuhnya.

Dilansir Daily Mail , awalnya koki berjulukan Peng Fan dari Foshan , provinsi Guangdong , Cina selatan ini sedang menyiapkan menu khusus yang terbuat dari ludah kobra Indochinese. Namun , ketika ia akan membuangnya , kepala ular yang sudah dipenggal itu tiba-tiba mengigit Peng.

Salah seorang pelanggan restoran , Lin Sun mengatakan bahwa ia sedang berada di restoran daerah Peng bekerja untuk merayakan ulang tahun istrinya Su. Namun , pasangan itu tiba-tiba terkejut setelah terjadi keributan.

"Ada panggilan untuk dokter di restoran tapi sayangnya pada dikala pertolongan medis tiba , orang itu sudah meninggal ," ujar Lin Sun.

"Setelah mendengar hal tersebut , kami tidak melanjutkan makanan kami."

Polisi mengatakan Peng meninggal sebelum ia sempat diberikan anti-racun di rumah sakit. Mereka juga menyebutkan bahwa korban gigitan kobra Indochinese umumnya akan mengalami sesak napas setelah neurotoxin melumpuhkan sistem pernapasan korbannya.

Menurut Yang Hong-chang , spesialis ular yang sudah mengahabiskan 40 tahun mempelajari ular kobra , mengatakan semua reptil masih dapat berfungsi hingga satu jam ketika terpisah dari bab tubuhnya. Dia juga menyebutkan bahwa kasus yang dialami Peng itu mampu saja terjadi.

Hidangan sup ular memang banyak diburu oleh para pecinta masakan di Guangdong alasannya ialah rasanya yang khas. Selain itu , daging ular kobra Indochinese dikatakan memiliki rasa yang lezat dan empuk dan juga kulitnya mampu dijadikan barang bermerek dengan harga tinggi.