Saturday, December 9, 2017

Percaya tidak? Tanpa Tangan dan Kaki, Pria ini Berenang ke Papua

tanpa
Seorang pria Prancis, Philippe Croizon, tanpa tangan dan kaki berhasil berenang dari Papua Nugini ke Papua hari Kamis, 17 Mei sebagai bab dari misinya untuk berenang ke lima benua.

Philippe Croizon, 43, berenang di tengah gelombang besar dan angin kencang. Dia berenang dari Desa Wutung, Papua Nugini ke Pasar Skow, Provinsi Papua, Indonesia. "Ini sangat-sangat sulit," kata Croizon menyerupai dilaporkan kantor informasi AFP.

Dia menambahkan waktu tempuh melebihi target yang ditetapkan alasannya yakni beliau berenang melawan arus. Waktu yang diharapkan Croizon untuk mengarungi laut sepanjang 20 km mencapai 7 jam 30 menit.

Croizon menggunakan kaki palsu dan ditempel dengan flipper atau alat bantu renang berbentuk dayung. Puluhan warga Pasar Skow berkumpul di pantai untuk menyambut kedatangan Philippe Croizon.

Pria yang kehilangan kaki dan tangan dalam kecelakaan pada 1994 itu menyatakan beruntung tidak bertemu dengan ikan hiu atau ubur-ubur. Melalui Twitter, beliau menceritakan bahwa beliau ditemani seorang pria Papua Nugini, Zet Tampa, yang berenang bersamanya guna menyampaikan solidaritas.

tanpa
Berenang dari Papua Nugini ke Papua merupakan bab dari upaya Philippe Croizon untuk berenang ke lima benua. Sebelumnya rencana Croizon berenang ke Papua sempat tertunda alasannya yakni menunggu izin masuk ke wilayah Indonesia dan izin gres diterima hari Rabu.

Dia selanjutnya berencana berenang dari Teluk Aqaba, Yordania ke pesisir pantai Mesir pada Juni, selat antara Gibraltar dan Maroko pada Juli dan Selat Bering yang terletak antara Alaska dan Rusia pada Agustus.