Thursday, December 14, 2017

Tipe Pria yang Layak Makara Pacar Kamu

Milih Pacar jangan asal kaya atau asal tampilan macho. tapi perhatikan dari banyak sekali sisi. inilah 4 tipe pria yang layak dijadikan pacar.

1. Mr. Sok Sibuk
"Oh, saya ingin sekali bertemu dan jalan denganmu. Tapi itu mustahil alasannya yaitu saya tidak punya waktu untuk itu sekarang."

Jika kalimat semacam itu yang sering terucap dari pria yang sedang akrab dengan Anda, maka sebaiknya pikir-pikir lagi untuk menjadikannya pacar. Masalah dari pria tipe ini, yaitu ia menikmati kesibukannya dan lebih suka berkutat dengan pekerjaan (atau hobi) dibandingkan bersama Anda. Percayalah, bila seorang pria benar-benar menyukai wanita, ia pasti berusaha sebisa mungkin untuk meluangkan waktu bersamanya. Jika tidak, sebaiknya lupakan saja alasannya yaitu hanya akan membuat Anda dongkol.

2. Si Misterius
Pria misterius ibarat si vampir Edward Cullen? Keren dan seksi! Sayangnya, sosok tersebut hanya mampu dikagumi di film. Di kehidupan nyata, pria misterius hanya akan membuat kesal.

Banyak diam-diam yang disimpan pria misterius. Mulai dari tidak membiarkan Anda datang ke rumahnya, tidak memperkenalkan kepada keluarga atau menjauhkan Anda dari teman-temannya.

Meskipun akrab dan sering bertemu, Anda merasa ia orang asing. Banyak hal-hal dari dirinya yang membuat penasaran alasannya yaitu sikapnya yang tertutup. Bahkan ia terlihat tak punya sahabat atau sahabat. Tak peduli setampan dan seseksi apapun, sebaiknya Anda berhati-hati bila akrab dengan pria ibarat ini atau tinggalkan saja. Apa artinya akrab secara fisik tapi Anda tak tahu hal-hal penting ihwal dia?

3. Mr. Tahu Segalanya
Awalnya, pria yang berwawasan luas mungkin terlihat cukup menarik. Tapi kalau intelektualitas tinggi ia gunakan untuk pamer dan mengontrol orang lain, tentu tidak menarik lagi.

Apalagi bila ia menyadari kelebihannya itu dan membuatnya memandang rendah orang lain. Dia selalu mengatakan hal-hal yang harus dan tidak boleh Anda lakukan, memberitahu cara yang benar untuk melaksanakan banyak sekali hal dan kurang menghargai perspektif orang lain. Opininya yang terlalu 'berkelas' selalu mematahkan pendapat Anda atau teman-teman Anda. Pria ibarat ini cenderung suka mendominasi dan bukan tidak mungkin ia akan mengontrol setiap gerakan Anda.

4. Tukang Minta Maaf
Siapa yang salah, memang harus minta maaf. Tapi kata maaf tidak sekadar diucapkan, lebih kepada kesepakatan untuk tak mengulangi kesalahan yang sama.

Dalam kasus pria yang sering atau dengan mudahnya minta maaf dikala ia salah adalah, ia hanya menganggap kata tersebut hanyalah sebuah 'kata dalam bahasa'. Kata 'maaf' hanya dijadikannya alat untuk keluar dari problem dengan segera atau mengakhiri pertengkaran. Ia bahkan kadang tak tahu alasan gotong royong yang membuatnya harus minta maaf.

Pria yang terus-terusan minta maaf setiap ada problem cenderung tak punya dogma diri dan tidak benar-benar menghargai Anda sebagai pasangan. Jika si ia sering mengucapkan, "maaf, ini salahku" dikala berbuat salah, sebaiknya tidak usah Anda tanggapi dan mulailah mencari pria yang benar-benar tulus.

Sumber