Monday, January 8, 2018

5 Tips Agar Kentut Tidak Bau



Meski kentut merupakan reaksi alami tubuh, tapi kentut yang terlalu sering dan berbau tentunya membuat orang malu. Agar kentut mampu normal dan tak berbau busuk ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Apa saja?

Menurut American College of Gastroenterology, rata-rata kentut 10 sampai 20 kali sehari masih dianggap normal. Dalam frekuensi normal, kentut merupakan hal yang sehat alasannya menunjukan sistem pencernaan khususnya gerakan peristaltik usus sampai anus berjalan dengan normal.

Selain membuat ketidaknyamanan sosial, kentut yang berbau busuk mampu mengakibatkan nyeri dan rasa tidak nyaman di perut. Perubahan contoh makan dan gaya hidup dapat membantu mengurangi jumlah gas dalam tubuh.

Dilansir Livestrong, berikut beberapa mengatasi supaya kentut tak berbau busuk:

1. Minum teh herbal
Minum teh herbal setelah makan dapat mencegah terbentuknya gas di usus. Breastcancer.org merekomendasikan teh chamomile atau peppermint, yang dapat membantu badan Anda mencerna makanan dengan benar sehingga mencegah kentut berbau. Teh hijau juga dapat membantu.

2. Batasi makanan yang memicu gas di perut
Terlalu banyak makan makanan yang tinggi serat ibarat kacang-kacangan dan umbi-umbian dapat memicu gas di perut. Batasi sayuran ibarat brokoli, kubis, kecambah dan kembang kol jikalau Anda sedang mengalami perut kembung. Alkohol dan minuman bersoda juga dapat membuat Anda lebih sering kentut dan berbau.

3. Perhatikan asupan produk susu
Perhatikan apakah gas dalam perut Anda meningkat ketika mengonsumsi produk susu ibarat susu, keju dan yogurt, alasannya mampu jadi Anda tidak toleran terhadap laktosa, yang mampu membuat Anda lebih sering kentut dengan anyir yang busuk.

4. Rutin olahraga
Menurut MayoClinic.com teratur olahraga dapat membantu meringankan chronic intestinal gas (kentut yang berlebihan) yang mengakibatkan kentut berbau busuk. Pilih latihan yang ringan ibarat jalan kaki dan yoga, yang dapat membantu kerja sistem pencernaan yang sehat sehingga tidak menghasilkan gas yang berlebihan.

5. Ubah kebiasaan makan
Ubah kebiasaan makan Anda untuk membantu badan mencerna makanan dengan benar dan mengurangi udara yang masuk ke perut ketika makan. Kunyahlah makanan dengan perlahan, verbal tertutup, tidak dengan gigitan besar dan tidak bicara ketika makan. Jangan gunakan sedotan ketika minum dan hindari permen karet untuk mencegah lebih banyak udara masuk ke perut.