Tuesday, January 2, 2018

Inilah Kisah Seorang Sushil Kumar, Slumdog Millionaire di Dunia Nyata

Nasib Sushil Kumar berubah dalam satu malam, dari pegawai negeri miskin jadi jutawan, berkat kuis Who Wants to be Millionaire.

Kumar yakni orang pertama di India yang berhasil memenangi kuis populer itu dan ia berhak atas hadiah senilai 50 juta rupee (lebih dari 1 juta dolar AS). Ketika pemain drama legendaris Amibath Bachchan, sang pembawa program kuis, menyerahkan cek hadiah, Kumar dan istrinya yang gres ia kawini empat bulan ini larut dalam tangis bahagia.

“Anda telah menciptakan sejarah. Kemampuan dan semangat Anda telah membuat Anda melangkah sejauh ini,” komentar Bachchan.

“Kami sangat bahagia, tetapi lebih dari itu, kami masih tidak percaya,” tukas Kumar.

Kemenangan Kumar menyerupai mewujudkan isi film ‘Slumdog Millionaire’ di mana si protagonis berjulukan Jamal Malik menang di kuis Who Wants to be Millionaire. Film aba-aba sutradara Inggris Danny Boyle tersebut jadinya memenangi Oscar sebagai Film Terbaik tahun 2008.

Sebelum menjadi jutawan baru, Kumar hanya seorang PNS di kota Motihari, negara bab Bihar di India sebelah timur. Penghasilan pria 26 tahun itu hanyalah 120 dolar (setara Rp 1,1 juta) per bulan. Untuk menambah-nambahi penghasilan, Kumar bekerja sebagai guru les privat.

Kumar memang menggemari kuis WWTBAM, tetapi caranya untuk bisa menonton program tersebut tidaklah mudah. Sebagai anak buruh tani, keluarga Kumar tidak bisa membeli televisi sehingga ia harus menontonnya di rumah tetangga. Saat menyaksikan kuis tersebut, Kumar sering sekali menjawab dengan benar sehingga tetangga-tetangganya mendorong beliau mencoba peruntungan sebagai peserta.

Kumar juga yakni orang desa. Perjalannnya ke Mumbai untuk menjalani rekaman kuis tersebut yakni kali pertama buatnya bepergian naik pesawat. Ia juga mengaku bahwa Mumbai yakni kota besar pertama yang pernah ia kunjung.

Ketika sudah menjadi penerima kuis, target Kumar tidaklah muluk-muluk. Bisa mendapat hadiah 50 ribu dolar atau 100 ribu dolar saja sudah cukup. Karena itulah, tatkala menghadapi pertanyaan ke-13, ia yang sudah mengantungi hadiah 200 ribu dolar berpikir untuk mundur. Namun takdir menggariskan Kumar terus melaju setelah berpikir keras.

“Saat saya melihat pertanyaan itu, saya tidak tahu jawabannya. Tapi saya terus saja memelototi pertanyaan tersebut dalam waktu lama dan tiba-tiba saya tahu jika dua dari empat (jawaban) itu salah,” beber Kumar.

Dengan sebuah dukungan yang memungkinkan seorang penerima untuk memberi dua tanggapan alternatif, Kumar pun sukses melewati hadangan itu. Penyelenggara kuis menolak mengungkapkan apa pertanyaan tersebut dan hanya memberi petunjuk bahwa soal itu terkait dengan sejarah.

Rencana Kumar
Dengan hadiah besar yang sudah ia kantungi, apa rencana Kumar? Tidak terlalu mewah. Kumar berencana memakai uangnya untuk mengambil kursus persiapan ujian PNS sehingga ia bisa menerima posisi yang baik dan bergengsi.

Kumar juga berencana buat membelikan istrinya sebuah rumah, melunasi utang orang tuanya dan membantu memodali empat saudaranya untuk membuka usaha kecil.

Masih ada lagi, Kumar juga tidak lupa dengan asal usulnya dan ia berencana untuk membangun perpustakaan di Motihari sehingga memungkinkan belum dewasa di sana memperoleh pengetahuan yang semenjak dulu ia damba-dambakan.