Foto ini diambil di Washington,US dalam gerakan penyetaraan hak asasi manusia, ratusan ribu demonstran terutama warga kulit hitam amerika menuntut penyetaraan hak pada 28 Agustus 1963, hal ini sebagai reaksi atas perilaku diskriminasi Rakyat Amerika selama beratus tahun terhadap Ras Afro Amerika (kulit hitam), menyerupai : Bus Umum bab belakang untuk kulit hitam, dan didepan untuk kulit putih. Seorang Nenek2 kulit hitam menolak untuk duduk dibelakang bus dengan alasan yang sangat terkenal “Apabila saya duduk dibelakang, maka saya akan membiarkan cucu saya duduk dibelakang, lebih baik saya mati daripada melihat itu terjadi”
Dalam pidatonya Martin Luther King mengucapkan kata2 yang sangat fenomenal dan Sekarang seorang Presiden US Kulit hitam pertama mengulang kata2nya di Memorial Lincoln Washington DC “Barrack Obama”
“I have a dream that my four little children will one day live in a nation where they will not be judged by the color of their skin but by the content of their character”
FILM YANG MENGANGKAT CERITA INI :
“A Ripple of Hope”
Pembantaian Pengungsi gereja Nyamata Di Rwanda:
Apabila kalian belum melihat Film Hotel Rwanda atau Sometimes in April, segeralah untuk menonton.. kalian akan melihat bahwa insan terkadang menyerupai binatang, foto ini memperlihatkan peristiwa Genosida diRwanda dimana 10.000 pengungsi Suku Tutsi berkumpul diGereja, mereka berfikir bahwa gereja ialah daerah yang suci(sanctuary), namun ini ialah kesalahan fatal, ekstrimist Hutu membantai tanpa ampun, sekitar 10rb lebih pengungsi tewas didalam dan diluar gereja, hanya butuh 5 jam untuk membantai pengungsi tersebut, dan kalaupun ada yang selamat ialah wanita yang sudah diperkosa puluhan kali. April 1994, satu lagi.. Senjata favorit militan Hutu ialah “Machetes” pisau panjang tajam yang semuanya Impor dari China, murah dan praktis
FILM YANG MENGANGKAT CERITA INI :
“Hotel Rwanda”
“Sometimes in April”
“shooting dogs”
Auschwitz-Birkenau death camp in Poland, Jews Genocide:
(kaum yahudi naik kereta menuju pemberhentian auscwitz yg fenomenal)
Anda pasti tau Genosida kaum yahudi oleh Nazi, namun apakah anda tau dimana Camp Genosida terbesar dan yang paling memakan banyak korban?? jawabannya ialah Auschwitz-Birkenau di polandia, Tempat ini ialah Rumah jagal bagi ratusan ribu yahudi, umumnya yang menjadi prioritas penjagalan ialah mereka Kaum homo, gipsi, politikus, orang cacat, wanita/masa subur, Tempat ini menjadi sentral pembantaian dikarenakan memiliki gas chamber berkapasitas 1000 orang, para korban sengaja di masukkan ke dalam ruangan kamar mandi palsu lengkap dengan showernya, namun yang keluar bukanlah air melainkan Gas beracun berjulukan ziklon B, camp ini hasil oleh-oleh Goebler dan Himler, ajun Hittler pada perang dunia II (7 April 1940)
untuk gambaran : perkiraan yahudi di polandia tahun 1935 3,3jt orang, sehabis pendudukan nazi hanya bersisa 270rb orang atau lebih 90% tewas
Camp ini berhasil dibebaskan oleh tentara Red Army(rusia), sebelumnya tentara german terlebih dulu membunuh sebagian besar tahanan dan sisanya ialah mereka yang beruntung alasannya ialah tentara jerman kehabisan peluru
FILM YANG MENGANGKAT CERITA INI :
“schindler list”
“The Pianist”
Srebrenica Mass Murder, Bosnia:
Buat yang belom tau, Sebrenica ialah nama kota di Bosnia Herzegovina. Kota ini menyimpan kenangan buruk perihal genosida massal oleh tentara Serbia pimpinan Ratko Mladic peristiwa ini sangat berbau rasisme antara suku serb dengan muslim bosnia, Dalam waktu 3 ahad Pasukan serbia pimpinan ratko mladic berhasil menewaskan 8300 warga sipil Muslim Bosnia, ini ialah genosida massal terbesar setelah Perang dunia kedua dizamannya sebelum Genosida Rwanda.
Dunia barat sangat terlambat dalam mengatasi Perang Serbia Bosnia, dimana UN bersikap menyerupai Anjing pemalu (sebutan warga bosnia) alasannya ialah bersifat Penjaga namun tidak berbuat apa2, Cara membunuh yang paling kejam di srebrenica ialah para wanita,anak2 dan orang bau tanah disuruh lari ke sungai dan ditembak, banyak saksi yang menyaksikan peristiwa ini dan kenangan akan banjir darah. Killing field ditemukan beberapa tahun kemudian atas dukungan citra satelit US, kini Memorial Srebrenica bangkit tegak memuat 8340 nama korban muslim bosnia. Ratko mladic ditangkap pada tahun 2006, hingga kini sebagian warga serbia menganggap ratko mladic ialah jagoan yang dihormati.
FILM YANG MENGANGKAT CERITA INI :
“Hunting Party”
“Behind Enemy Lines”
Kamikaze “Insane Japanese Pilot”:
(difoto ini tampak Pesawat Zero Japan yang kehabisan peluru melakukan peran terakhirnya dengan menabrakan diri)
Menurut kalian Pada perang Koral (Perang pasifik) siapakah angkatan udara yang menang? Amerika? memang amerika secara aklamasi menang dalam perang tersebut, tapi siapakah bahwasanya yang menang dalam jumlah perusakan terbanyak? jawabannya Japanese Air Fighter, tidak ada yang meragukan Pesawat A6M(mitsubishi engine) Zero, pesawat ini dan turunannya menghancurkan 1500 lebih pesawat amerika dan menghancurkan beberapa kapal induk dalam serangan Kamikaze.
Masih ingat Pear Harbor, Hawai 1941, Jendral Jepang secara khusus memanggil Putra2 terbaik matahari terbit untuk melakukan Kamikaze project, para istri dan keluarga calon merayakan pesta alasannya ialah merupakan suatu kehormatan, namun tak sedikit yang menangis dan bunuh diri alasannya ialah ini ialah perpisahan terakhir, hal ini dikarenakan Para pilot bomber hanya diberikan Bensin yang hanya cukup untuk sekali jalan, ini untuk memaksimalkan daya hancur bagi penyerangan Pearl Harbor
bayangkan.. 340 Pesawat Kamikaze menghancurkan 4 buah kapal induk, 188 pesawat serang, 3 cruiser besar dan menewaskan 2800 personel.
G30S/PKI:
Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI, G-30S/PKI, Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) ialah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia.
jumlah Korban orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis – perkiraan yang konservatif menyebutkan 500.000 orang, sementara perkiraan lain menyebut dua hingga tiga juga orang. Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu.