
Zhang Shangwu ketika mendapatkan 2 medali emas, kini nasibnya menjadi seorang pengemis
Ia sempat bekerja di panti jompo namun cedera menghalanginya melaksanakan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Tuntutan kebutuhan hidup memaksanya mencuri dan ia sempat mendekam di penjara selama lima tahun sebelum bebas April lalu. Sejak itu ia mengemis di jalan-jalan di Beijing.
Peruntungan Zhang berubah pekan lalu. Saat sedang memamerkan gerakan senam, seorang penggemar mengenali Zhang.
Sejak itu, kisah Zhang dimuat di banyak sekali media di Cina. Banyak pihak menawarinya pekerjaan, termasuk dari salah satu pengusaha terkaya di Cina.

Zhang ketika ditemukan pegawanegeri dan beberapa warga lainnya sedang mengemis di kota
“Di Cina banyak atlet yang bernasib menyerupai saya. Saya beruntung alasannya aku ditemukan anggota masyarakat dan dongeng aku dimuat di media,” kata Zhang kepada kantor info AFP di Beijing. “Ada banyak atlet yang bernasib mengenaskan setelah pensiun. Pendidikan mereka rendah dan mereka tidak mampu mendapatkan pekerjaan yang layak,” tutur Zhang, menyerupai dilansir BBC.
Dia mengatakan, Pemerintah Cina tidak membantu atlet-atlet yang memasuki masa pensiun. Zhang berharap kisah hidupnya ini membuka mata masyarakat bahwa para atlet tersebut memerlukan bantuan. Zhang bukan atlet top pertama yang mengalami kesulitan hidup. Cai Li, peraih medali emas angkat besi Asian Games 1990 terpaksa menjadi satpam setelah tak lagi berlomba.
Ia meninggal pada 2003 silam, dan diduga akhir latihan berat yang harus ia ikuti ketika menjadi atlet dulu. Zou Chunlan, juara nasional angkat besi, menjadi penjaga WC umum sebelum satu LSM membantunya membuka usaha pencucian pakaian. Zhang Shangwu sendiri ketika ini belum memikirkan pekerjaan alasannya masih sibuk melayani wawancara banyak sekali media. Namun, Zhang berhasrat membantu rekan-rekannya sesama atlet yang bernasib mengenaskan setelah tidak mampu turun ke lapangan.
source