Tuesday, March 20, 2018

5 Ibu Paling Muda Di Dunia

5 Ibu Paling Muda Di Dunia


5 Ibu Paling Muda Di Dunia - Menjadi ibu yaitu sebuah anugerah, ya tentu saja. Tetapi bagaimana jadinya bila yang menjadi ibu usianya bahkan belum genap 10 tahun?

Seperti dilansir Mirror.co.uk, ada lima ibu termuda di dunia yang mengandung dan melahirkan anak di usianya yang masih sangat belia. Kisahnya beragam, mengharukan dan membuat Anda menitikkan air mata.


Lina Medina

Tetapi
Courtesy ShutterStock.com

Lina Medina yaitu seorang gadis cilik berusia 5 tahun, lahir di Ticrapo, Peru dari pasangan Tiburelo medina dan Victoria Losea.

Medina dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya karena ada peningkatan ukuran perut. Awalnya orang tuanya mencurigai bahwa itu yaitu tumor, hingga dokter menemukan bahwa ternyata ia hamil tujuh bulan.

Dr. Gerardo Lozada membawanya ke Lima dan menemui spesialis. Kemudian kasusnya dipelajari oleh polisi karena kehamilannya mencurigakan di usia 5 tahun.Sebulan setelah didiagnosis, pada 14 Mei 1939, Medina melahirkan anak laki-laki dengan operasi caesar karena panggulnya masih terlalu kecil.

Uniknya, dari hasil penelitian, dinyatakan bahwa Medina mengalami menstruasi teratur semenjak berusia tiga tahun. Dan pada usia lima tahun, ia memiliki organ seksual yang sudah sepenuhnya matang.

Polisi mencurigai bahwa telah terjadi kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayahnya sendiri. Sayangnya Medina tak pernah mau mengungkap siapa ayah dari anaknya. Dan karena kurang bukti, ayah Medina kemudian dibebaskan, tanpa ada penjelasan siapa yang telah menghamili anaknya.


Yelizaveta 'Liza' Gryshchenko

Tetapi
Courtesy ShutterStock.com

Yelizaveta Gryshcenko, atau bersahabat dipanggil Liza berusia 5 tahun ketika kakek kandungnya yang berusia 69 tahun memperkosanya. Dan di ulang tahun keenam, ia melahirkan bayinya lewat operasi caesar yang sekaligus membahayakan nyawanya kala itu.

Ia melahirkan di Kharkov, Ukraina, dengan pinjaman forceps dan retraktor. Bayi perempuan seberat 3 kilo dan sepanjang 52 cm ini hasilnya meninggal karena keracunan air ketuban.


Kasus H, asal India

Tetapi
Courtesy ShutterStock.com

Nama aslinya tak pernah terungkap di publik, dan hanya dikenal dengan inisial H. Gadis 6 tahun ini melahirkan dengan operasi caesar, seorang bayi dengan berat 1,9 kilo.

Awalnya orang tuanya menganggap bahwa ini yaitu tumor karena ia sering mengeluh kesakitan di adegan bawah perut. Ia tidak pernah menstruasi, payudaranya masih jauh dari perkembangan, namun ia sudah bisa menyusui anaknya selama 9 bulan.

Hingga ketika ini tidak pernah terungkap mengapa ia bisa mengandung dan melahirkan di usia yang sebelia itu.


Leyla Mafi

Tetapi
Courtesy ShutterStock.com

Menurut berita yang dikumpulkan oleh Amnesty International, Leyla Mafi telah dijual oleh ibunya semenjak usia 8 tahun. Leyla memiliki keterbelakangan mental dan ibunya memanfaatkannya untuk mencari uang.

Ia dikabarkan diperkosa beberapa kerabat laki-laki hingga memiliki tiga anak, yang pertama pada ketika ia usia 9 tahun, dan yang kedua ketika ia berusia 14 tahun dan membuahkan bayi kembar.

Pada usia 19 tahun, ia dihadapkan pada hukuman mati untuk pelanggaran moral, pesta pora, inses, dan ibu tidak sah. Tuduhan yang sangat mengenaskan dan disebabkan bukan karena kesalahan yang sengaja dilakukannya.

Namun, seorang pengacara berjulukan Shadi Sadr sangat peduli pada kasusnya. Ia melaksanakan pembelaan terhadap Leyla dan hasilnya berhasil mengirimnya ke sentra rehabilitasi dan bukan hidup di penjara.


Zeina

Tetapi
Courtesy ShutterStock.com

Zeina yaitu seorang yatim piatu yang kemudian dirawat oleh nenek dan bibinya. Neneknya menyewa sebuah rumah dari seseorang, dan paman si penyewa rumah kerap kali memperhatikan Zeina.

Usianya sudah 60 tahun, tetapi tega melaksanakan tindak asusila dan memperkosa Zeina, si gadis yatim piatu hingga hamil.

Sadar bahwa cucunya tidak menstruasi dan berat badannya bertambah, nenek dan bibinya kemudian melaksanakan interogasi pada cucunya yang ternyata sudah hamil. Pada usia kehamilan 5 bulan. Zeina melahirkan dengan operasi caesar di rumah sakit Grand Yoff. Ia menolak mengakui dan menyusui anaknya karena syok yang dialaminya.