![]() |
| Bulan (foto: Wikipedia) |
Bulan memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan di dalam planet bumi. Tetapi , bulan juga menyimpan banyak misteri yang masih belum terungkap , termasuk ihwal cara pembentukannya.
Galileo ialah ilmuwan pertama yang menyampaikan bahwa bulan memiliki lanskap yang seolah-olah dengan bumi. Seiirng berjalannya waktu , ilmuwan lain telah berusaha mengemukakan aneka macam teori ihwal bagaimana bulan terbentuk.
Seperti dilansir Mother Nature Network (MNN) , ada beberapa teori yang menjelaskan bagaimana bulan terbentuk. Berikut sajikan ulasannya untuk Anda.
1. Teori Fisi
Pada tahun 1800-an , George Darwin , putra dari Charles Darwin , menerka bahwa bulan tampak begitu seolah-olah dengan planet bumi pada beberapa titik. Karena berputar terlalu cepat , mungkin adegan dari planet Bumi mampu saja bergeser dari jalurnya , tetapi karena ada bulan , Bumi mampu tetap berada pada porosnya.
Teori fisi ini mengandaikan bahwa Samudera Pasifik mungkin menjadi salah satu sumber material pembentukan bulan yang datang pribadi dari bumi. Namun , setelah kerikil bulan dianalisis , rupanya kerikil bulan di sana berbeda dengan yang ada di Samudera Pasifik. Singkatnya , Samudera Pasifik terlalu muda untuk menjadi sumber bulan.
2. Teori Menangkap
Teori ini menyebutkan bahwa bulan datang dari kawasan lain di galaksi Bima Sakti. Ketika berpergian melewati bumi , bulan tertarik dengan gravitasi yang ada di planet kita. Teori ini juga menyebutkan bahwa lubang-lubang yang ada di bulan disebabkan oleh tarikan gravitasi bumi.
3. Teori Kondensasi
Menurut hipotesis teori ini , bulan dan bumi terbentuk bahu-membahu dikala mengorbit lubang hitam. Namun teori ini tidak menjelaskan kenapa bulan mengorbit bumi , dan juga tidak menjelaskan perbedaan kepadatan antara bulan dan bumi.
4. Hipotesis Benturan Besar
Teori ini menyebut bahwa ada objek seukuran planet Mars berbenturan dengan objek lainnya , dikala bumi masih dalam pembentukan sekitar 4 ,5 miliar tahun yang lalu. Objek planet tersebut yang mengenai bumi disebut Theia oleh para ilmuwan.
Ketika Theia menabrak bumi , sebagian dari planet kita terlepas dan alhasil terbentuk bulan. Teori ini mungkin cukup masuk nalar , tetapi tidak menjelaskan kenapa bulan dan bumi identik secara kimiawi.
