Friday, June 22, 2018

4 Teori Tentang Bagaimana Bulan Terbentuk

Bulan (foto: Wikipedia)

Bulan memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan di dalam planet bumi. Tetapi , bulan juga menyimpan banyak misteri yang masih belum terungkap , termasuk ihwal cara pembentukannya.

Galileo ialah ilmuwan pertama yang menyampaikan bahwa bulan memiliki lanskap yang seolah-olah dengan bumi. Seiirng berjalannya waktu , ilmuwan lain telah berusaha mengemukakan aneka macam teori ihwal bagaimana bulan terbentuk.

Seperti dilansir Mother Nature Network (MNN) , ada beberapa teori yang menjelaskan bagaimana bulan terbentuk. Berikut sajikan ulasannya untuk Anda.

1. Teori Fisi

Pada tahun 1800-an , George Darwin , putra dari Charles Darwin , menerka bahwa bulan tampak begitu seolah-olah dengan planet bumi pada beberapa titik. Karena berputar terlalu cepat , mungkin adegan dari planet Bumi mampu saja bergeser dari jalurnya , tetapi karena ada bulan , Bumi mampu tetap berada pada porosnya.

Teori fisi ini mengandaikan bahwa Samudera Pasifik mungkin menjadi salah satu sumber material pembentukan bulan yang datang pribadi dari bumi. Namun , setelah kerikil bulan dianalisis , rupanya kerikil bulan di sana berbeda dengan yang ada di Samudera Pasifik. Singkatnya , Samudera Pasifik terlalu muda untuk menjadi sumber bulan.

2. Teori Menangkap

Teori ini menyebutkan bahwa bulan datang dari kawasan lain di galaksi Bima Sakti. Ketika berpergian melewati bumi , bulan tertarik dengan gravitasi yang ada di planet kita. Teori ini juga menyebutkan bahwa lubang-lubang yang ada di bulan disebabkan oleh tarikan gravitasi bumi.

3. Teori Kondensasi

Menurut hipotesis teori ini , bulan dan bumi terbentuk bahu-membahu dikala mengorbit lubang hitam. Namun teori ini tidak menjelaskan kenapa bulan mengorbit bumi , dan juga tidak menjelaskan perbedaan kepadatan antara bulan dan bumi.

4. Hipotesis Benturan Besar

Teori ini menyebut bahwa ada objek seukuran planet Mars berbenturan dengan objek lainnya , dikala bumi masih dalam pembentukan sekitar 4 ,5 miliar tahun yang lalu. Objek planet tersebut yang mengenai bumi disebut Theia oleh para ilmuwan.

Ketika Theia menabrak bumi , sebagian dari planet kita terlepas dan alhasil terbentuk bulan. Teori ini mungkin cukup masuk nalar , tetapi tidak menjelaskan kenapa bulan dan bumi identik secara kimiawi.