Sunday, June 24, 2018

Deretan Wanita Seksi Dengan Harga 'Aset' Termahal

Raffella Fico

Semua wanita pasti menganggap 'asetnya' sangat berharga dan tak ternilai harganya. Namun tak jarang beberapa wanita rela menggadaikan 'asetnya' itu demi kebutuhan hidup.

Seperti beberapa wanita indah ini yang rela menjual asetnya itu untuk pertama kalinya. Menganggap asetnya sangat berharga alasannya masih tersegel , wanita-wanita indah ini menjualnya dengan harga yang fantastis dan hanya orang kaya saja yang bisa mencicipinya.

Berikut deretan wanita seksi dengan harga 'aset' termahal saat dilelang untuk pertama kalinya , menyerupai dikutip .

4. Natalie Dylan


Pada tahun 2008 , wanita berusia 22 tahun berjulukan Natalie Dylan mendapatkan ajuan sebesar $ 3 ,7 juta (Rp 50 miliar) setelah melelang asetnya. Dia rela melaksanakan itu biar bisa menyelasaikan gelar master yang sedang ia tempuh. Dia mempublikasikan lelangnya di The Howard Stern Show.

3. Alina Percea


Alina Percea , perempuan berusia 18 tahun dari Rumania melelang asetnya sehingga ia bisa untuk membayar gelar komputerisasi nya pada tahun 2009 silam.

Dia mendapatkan uang sebesar 8.800 poundsterling (Rp 178 juta) dari seorang pria Italia. Pria berusia 45 tahun itu juga memberinya uang untuk perjalanannya ke Venesia.

2. Raffaella Fico


Pada tahun 2009 , seorang model asal Italia sekaligus bintang Big Brother Italia 2008 , Raffaella Fico melelang asetnya hanya untuk membeli rumah di Roma dan membayar kelas akting yang sedang ia tekuni.

Wanita berusia 20 taun itu bersumpah tidak pernah memiliki pacar sebelumnya dan 'asetnya' masih tersegel. Fico berjanji akan melepas asetnya itu untuk uang sebesar $1 ,8 juta atau sekitar Rp 24 miliar. Jika pelanggan tidak menyukainya , ia hanya akan mendapatkan segelas anggur saja.

1. Catarina Migliorini


Pada tahun 2012 seorang mahasiswa Brasil menjual asetnya seharga $780.000 atau sekitar Rp 10 ,6 miliar dalam sebuah lelang online. Seorang pria berjulukan Natsu dari Jepang , menangkis persaingan besar lengan berkuasa dari dua penawar Amerika , dan India.

Catrina mengaku rela menjual asetnya itu demi membangun rumah keluarganya yang miskin di kota kelahirannya.