![]() |
| Wall of Shame (foto: Odditycentral) |
Di ibukota Peru , Lima , terdapat sebuah dinding kontroversial yang disebut "Wall of Shame (Dinding Rasa Malu)" yang memisahkan penduduk yang kaya dan yang miskin.
Dinding beton sepanjang 10 kilometer ini memishkan wilayah Las Casuarinas , rumah bagi orang-orang kaya , dan wilayah Vista Hermosa , rumah bagi orang-orang yang hidup dalam kemiskinan.
Terletak di pinggiran kota Lima , dinding yang juga dijuluki Tembok Berlin-nya Peru ini didirikan untuk menunjukkan derma kepada orang-orang kaya dan mencegah penduduk miskin masuk ke sana biar tidak melaksanakan kejahatan terhadap mereka.
![]() |
| (foto: Odditycentral) |
Agar tidak ada yang berani menerobos dinding ini , pada episode atasnya dilengkapi kawat berduri yang memungkinkan mampu mengurungkan niat penduduk yang miskin untuk masuk ke wilayah orang kaya.
Banyak orang Peru yang tidak senang dengan dinding ini. Mereka mengutuk dinding ini sebagai malu dan telah membuat sebuah video kampanye sebagai bentuk protes terhadap dinding ini.
![]() |
| (foto: Odditycentral) |
Tapi bagi penduduk Las Casuarinas , dinding ini dianggap sebagai alat untuk melindungi diri dari kejahatan. Renzo Alberti , warga dari lingkungan kaya raya , mengatakan bahwa dinding ini tidak diskriminatif.
"Namun , di sisi lain itu dianggap diskriminatif sebab memisahkan kita dari orang-orang miskin ," katanya kepada Al Jazeera.
Wall of Shame mendapat perhatian internasional setelah foto dan video wacana dinding ini tersebar luas di dunia maya.
Sumber: Odditycentral


