![]() |
| Dua wanita bertelanjang dada di atas panggung konferensi Muslim di Perancis (foto via: Mirror) |
Dua orang wanita dari sebuah kelompok pencetus membuat kegaduhan dengan bertelanjang dada pada dikala konferensi Muslim di Kota Pontoise , Perancis.
Seperti dilansir Breitbart.com dari Republika Online , Minggu (13/9/2015) , dua wanita yang berasal dari kelompok Femen itu melompat ke atas panggung dengan keadaan bertelanjang dada dan membuat keributan.
"Tidak ada yang membuat gua mengalah ," demikian kata-kata yang tertera di dada mereka. Salah satu pencetus bahkan terdengar berteriak sambil merebut mic dengan mengangkat satu tangannya dikala berada di atas panggung.
"Tidak ada yang membuat gua mengalah , tidak ada yang memiliki gua , gua yaitu nabi bagi diri gua sendiri ," maki wanita tersebut.
Melihat agresi senonoh wanita tersebut , petugas keamanan segera naik ke panggung dan meminta keduanya turun. Namun kedua wanita itu terus meronta dan tidak mau meninggalkan panggung. Terpaksa , petugas keamanan menyeret keduanya ke belakang panggung.
Para pencetus dari golongan Femen sendiri dikenal suka menargetkan ikon-ikon agama Katolik , ibarat menodai salib di lapangan Santo Petrus dan bahkan memamerkan dada mereka di gereja.
Kelompok tersebut didirikan di Ukraina pada tahun 2008 silam. Tetapi kelompok ini tersebar luas di negara-negara Eropa , termasuk Perancis.
