Teknologi ini diklaim selangkah lebih maju dibanding kereta cepat Maglev, yang mengambang akhir memanfaatkan gaya magnet.
Penampilan prototipe kereta terbang buatan Yusuke tak ubahnya menyerupai pesawat. Lokomotif itu dilengkapi baling-baling dan dua sayap. Teknologi serupa pesawat itulah yang bisa mengangkat tubuh lokomotif sedikit di atas tanah dengan kecepatan super.
Memang konsep kereta terbang bukan yang pertama kali di perkenalkan di dunia. Sebelumnya ada kerete Maglev (Jerman) yang memanfaatkan elektromagnet kuat. Kini Maglev bisa bergerak dengan kecepatan 360 kilometer perjam.
Urusan kereta cepat kini Jepang memiliki kereta berkecepatan peluru, Hayabusa. Kereta ini bisa melaksanakan perjalanan kilat secepat kecepatan peluru. Perjalanan sejauh 675 kilometer bisa ditempuh dalam tempo 3 jam 10 menit.
Nah, prototipe kereta terbang buatan Yusuke ini yang digadang-gadang sebagai teknologi masa depan. Meski perlu perbaikan di sana-sini, para ilmuwan Jepang bertekad membuat teknologi gres pengganti kereta peluru yang jauh lebih efisien dan cepat.
source